Berita Provinsi NTT

Rapat Paripurna Istimewa di DPRD NTT Alot

Rapat paripurna istimewa di DPRD NTT sempat alot, karena sejumlah anggota DPRD NTT mempertanyakan soal ketidakhadiran penjabat gubernur

Rapat Paripurna Istimewa di DPRD NTT Alot
Net
Anwar Pua Geno

Dia mengakui, meski tidak diatur dalam UU soal kewibawaan lembaga, namun perlu ada saling menghargai di lembaga itu

"Kalau kita tidak saling hargai -menghargai siapa lagi. Bukan ini dianggap biasa, walaupun tidak diatur oleh UU, tapi perlu kita jaga kewibawaan," katanya.

Dia juga mempertanyakan mengapa dalam rapat paripurna istimewa itu, Sekda yang hadir mewakili penjabat gubernur NTT.

Anggota DPRD NTT dari Fraksi NasDem, Welem Kale mengatakan, paripurna itu harus jalan karena sudah diagendakan. "Karena iitu saya minta pimpinan lanjutkan rapat," kata Welem.

Ketua Fraksi PKB DPRD NTT, Yucundianus Lepa mengatakan, pleno penetapan di KPU NTT sudah dilakukan, sementara di lembaga dewan hanya mengumumkan melalui rapat paripurna istimewa. "Karena itu saya pikir harus dilanjutkan," ujarnya.

Untuk diketahui, dalam pilgub NTT 27 Juni 2018 lalu, pasangan Viktor Bungtilu Laiskodat dan Josef Nae Soi terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur NTT. (*)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved