Berita Kota Kupang

Mutasi Esalon II Pemkot Kupang Segera Dilakukan Agustus 2018

Mutasi eselon II di lingkup pemerintah Kota Kupang (Pemkot) dipastikan akan dilaksanakan pada Agustus 2018

Mutasi Esalon II Pemkot Kupang Segera Dilakukan Agustus 2018
pos kupang.com, maria ae toda
Walikota Jefri Riwu Kore saat melihat Expo pangan Organik di Gereja Bet'El Maulafa Senin (6/8/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM Maria A E Toda

POS-KUPANG.COM|KUPANG- Mutasi eselon II di lingkup pemerintah Kota Kupang (Pemkot) dipastikan akan dilaksanakan pada Agustus 2018 ini. Hal ini diungkapkan Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore, saat ditemui Selasa (7/8/2018).

Menurut Jefri, mutasi akan dilakukan dalam waktu dekat ini dikarenakan anggaran pelaksanaan mutasi sudah hampir diproses sehingga anggaran untuk panitia seleksi ada dan bisa langsung bekerja.

"Selama ini, mutasi kita belum bisa lakukan karena memang terkendala anggaran. Dan sekarang sudah mau pembahasan anggaran perubahan, jadi bisa disiapkan anggaran untuk panitia seleksi mutasi ini," ujarnya.

Dia menjelaskan, anggaran untuk pansel akan segera di bahas di perubahan, sehingga ketika anggaran sudah ada, pemerintah akan langsung membayar pansel, agar tidak melanggar aturan.

"Pansel sudah mulai bekerja pada minggu ini, jadi mereka bekerja saja dulu, saat sidang perubahan selesai, maka akan langsung dibayarkan," lanjutnya.

Ia mengungkapkan, anggaran yang harus dibayar pemerintah Kota Kupang bagi panitia seleksi mutasi sebesar Rp 200 juta. Tim seleksi ini adalah tim independen yang benar-benar menilai kinerja para pejabat eselon II, dari kinerja, disiplin, loyalitas dan hasil yang selama ini dintunjukan.

"Kami sudah ada di Kota ini hampir satu tahun. Tentu kami sudah tahu mana yang disiplin dan mana yang mampu bekerja dengan baik dan mana yang tidak. Kami juga sudah menilai selama ini, sehingga mutasi ini diharapkan sesuai dengan harapan kita bersama yaitu menempatkan orang-orang yang berkualitas dan mampu bekerja," tuturnya.

Menurutnya, untuk menjalankan sistem pemerintahan yang baik, diperlukan para pejabat yang mampu bekerja, kreatif dan inovatif serta mampu memberikan pelayanan yang baik ke masyarakat, juga mampu mengembangkan pelayanan sesuai menggunakan konsep smart city," ungkapnya.

Jefri melanjutkan, belum dipastikan jumlah pejabat yang akan dimutasi, tetapi semua tetap akan berjalan sesuai peraturan yang berlaku. "Kami tidak akan melanggar aturan. Kami tetap berjalan sesuai aturan. Juga tetap mempertimbangkan disiplin yang selama ini ditunjukan," ujarnya (*)

Penulis: Maria Enotoda
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved