Berita Kabupaten Manggarai Timur

2 Janda Penerima Bantuan Rumah di Matim Pusing.Kenapa Ya ?

Dua janda penerim bantuan rumah tahun 2018 dari Pemkab Manggarai Timur (Matim) mengaku pusing tujuh keliling usai menerima bantuan.

Penulis: Aris Ninu | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG/ARIS NINU
Mama Kornelia Ice 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG.COM|BORONG--Dua janda penerima bantuan rumah tahun 2018 dari Pemkab Manggarai Timur (Matim) mengaku pusing tujuh keliling usai menerima bantuan.

Kedua janda yang pusing ini yakni Kornelia Ice (59) dan Veronika Mues (50),warga RT 09/RW 03,Kampung Wae Reca, Desa Nanga Labang, Kecamatan Borong.

Kedua janda ini pusing lantaran harus mencari uang lagi guna membiayai tukang guna mengerjakan rumah bantuan.

"Uang yang disiapkan dari pemerintah untuk bayar tukan Rp 2.500.000,00 .Saya harus cari uang Rp 2.500.000,00 lagi karena tukang minta Rp 5 juta. Awalnya minta Rp 15 juta.Kasihan kami janda mau cari uang di mana lagi. Kenapa tidak kasih bantuan kami terima kunci saja. Kalau mau bantu sekalian semua biaya diurus biar kami tidak pusing cari uang," ujar Mama Kornelia di Wae Reca saat ditemui POS-KUPANG.COM, Selasa (7/8/2018) siang.

Mama Kornelia pun memperlihatkan rumah bantuan yang sedang dikerjakan lalu tukangnya kabur.

"Tukang minta uang Rp 5 juta harus bayar. Saya lagi cari uang malah ia tidak mau kerja lagi. Sekarang ini anak mantu saya yang kerja lanjut," ujar Mama Kornelia.

Janda 10 anak ini pun menyebutkan, ada bantuan semen, pasir, batako, besi dan seng serta paku senilai Rp 7.500.000,00.

"Sekarang biaya tukang Rp 2.500.000 belum saya terima. Saya harus cari uang lagi Rp 2.500.000,00 biar rumah saya tuntas dikerjaka," papar Mama Kornelia.

Hal yang sama juga dikeluhkan Veronika Mues.

Ia juga menerima bantuan rumah tapi harus mencari uang guna membayar tukang.(*)

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved