Berita Kabupaten Kupang

Uskup Turang Berterima kasih ke Keluarga Abraham Tabelak

Uskup Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang, Pr, menyampaikan terima kasih kepada keluarga Abraham Tabelak, atas ketulusan hati menghibahkan

Uskup Turang Berterima kasih ke Keluarga Abraham Tabelak
pos kupang.com, edy hayong
Uskup Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang, Pr, didampingi Pastor Paroki St. Yoseph Pekerja Penfui, Romo Kris Saku, Pr ketika memberkati Kapela St. Petrus Oepaha, Minggu (5/8/2018). 

POS KUPANG.COM, BAUMATA--Uskup Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang, Pr, menyampaikan terima kasih kepada keluarga Abraham Tabelak, atas ketulusan hati menghibahkan tanahnya untuk pembangunan Kapela St. Petrus Oepaha, Desa Oeltua, Kecamatan Taebenu.

Ketulusan hati keluarga ini oleh Uskup Turang memerintahkan Pastor Paroki St. Yoseph Pekerja Penfui, Romo Kris Saku, Pr untuk memasang papan nama keluarga ini berdampingan dengan prasasti yang sudah ditandatangani.  

Disaksikan Pos Kupang,  Minggu (5/8/2018), sebelum perayaan ekaristi dimulai Pukul 08.00 Wita, Uskup Turang dijemput di depan kapela. Uskup didampingi Romo Kris Saku  juga Ketua PIKAT, Epi Seran dikalungi kain adat oleh tokoh umat sekaligus sapaan adat. Selanjutnya Uskup diarak dengan tarian oleh anak-anak menuju kapela untuk memimpin perayaan ekaristi sekaligus memberkati kapela.

Uskup Turang mengatakan, terkait dengan kehadiran Kapela Oepaha ini, sesungguhnya yang harus diapresiasi paling utama adalah tuan tanah, para tukang yang telah membangun gedung ini. Selanjutnya kepada para pihak seperti PIKAT, tokoh umat, juga umat lintas agama.

Dalam kesederhanaan, kata Uskup Turang, semua saling mendukung sehingga bisa menghasilkan kapela yang sudah diberkati.

"Terima kasih buat PIKAT yang merelakan waktu dan tenaga juga pikiran  untuk berbagi bukan dari kemewahan tapi dari hati untuk umat. Selain kapela mereka juga siapkan sumur bor untuk umat di sini.

Ini bukan berarti selesai pemberkatan lalu mereka tinggalkan tapi mereka akan datang untuk melihat  apakah kapela terpelihara dengan baik atau tidak. Jaga hubungan baik dalam persaudaraan dengan pemerintah desa dan umat Protestan di daerah ini," pinta Uskup Turang.

Ketua PIKAT, Epi Nahak mengatakan,  komunitas ini kepanjangannya  Pendalaman Iman Katolik. Komunitaa PIKAT dibentuk tanggal 17 Juli dan pada 2018 ini merayakan ulangtahun ke 15. Pihaknya sengaja tidak merayakan sendiri tapi menyatukannya dengan perayaan ekaristi pemberkatan Kapela.

"Misi PIKAT selain, pelajari ajaran Katolik juga ada, wisata rohani. Kami lepaskan kesibukan mendekatkan diri dengan warga di pinggiran. PIKAT pilih Oepaha ini berawal dari survei di beberapa titik lainnya juga.

Tapi Oepaha paling siap sehingga kami putuskan bangun kapela disini.  Ini kemurahan hati dan kerjasama antara umat Protestan bersama kawanan kecil umat Katolik dengan cara sendiri  saling mendoakan sehingga bisa selesai ini kapela dan

Penulis: Edy Hayong
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved