Berita Kabupaten Nagekeo

Umat Stasi Aegela Gotong-Royong Bangun Kapela

Seluruh umat stasi Aegela, Paroki St. Petrus Martir Ndora bergotong royong membangun rumah ibadah berupa Kapela.

Umat Stasi Aegela Gotong-Royong Bangun Kapela
POS KUPANG/GORDI DONOFAN
Ketua Panitia Pembangunan Kapela Stasi Aegela, Pius Mare.

Walaupun demikian, biaya pembangunan Kapela itu tidak semata - mata dibebankan kepada umat yang ada di stasi Aegela sendiri, tapi mendapat bantuan dari Putra/ Putri asal Aegela yang berada diluar.

Baca: Pria Punya Waktu 3 Detik Untuk Dekati Wanita Pujaanmu Atau Kesempatan Hilang

Baca: 5 Drama Korea Yang Bisa Ditonton Bulan Agustus 2018, Dari Komedi, Romantis Hingga Horor

"Jadi ada bantuan dari pihak lain termasuk putra/ putri Aegela yang berada diluar. Kami merasa tidak sendirian dalam pekerjaan ini, karena ada para pihak yang juga memberikan bantuan," ujar Pius.

Ia menyebutkan partisipasi umat sangat luar biasa. Pekerjaan Fondasi diselesaikan dalam waktu tiga hari, karena semua umat dilibatkan untuk bekerja bersama - sama.

Tua - Muda, laki - perempuan serta anak - anak semua terlibat bekerja menyelesaikan pembangunan fondasi.

"Semangat umat memang sangat luar biasa.Hal ini menjadi modal yang sangat berharga dalam perjuangan umat stasi Aegela menuntaskan pembangunan Kapela ini. Diperkirakan bahwa pembangunan Kapela ini bila tidak ada hambatan, akan rampung pada 2020," jelas Pius.

Ia mengatakan, terkait dengan pembangunan Kapela stasi Aegela itu, Pastor Paroki St Petrus Martir Ndora, RD Paskalis Baba sudah mengingatkan bahwa membangun sesuatu seperti Kapela, bisa berhasil manakala ada kerja sama dari semua umat dan tidak boleh mengharapkan bantuan dari pihak lain.

Umat harus mengandalkan kekuatan sendiri, karena kalau berharap dari orang lain, maka umat stasi Aegela tidak akan pernah memiliki rumah ibadah sebagaimana yang diharapkan.

Baca: Jadwal Rekrutmen CPNS 2018 Mundur, Yuk Belajar Test Wawasan Kebangsaan

Baca: Ini Contoh-Contoh Tes Rekrutmen CPNS, Pelajari Ya Agar Bisa Ada Kemungkinan Lulus

Sementara Ketua Stasi Aegela, Ferdinandus Bana May, mengatakan setelah selesai pembangunan Fondasi, akan dilakukan rapat pleno stasi yang melibatkan semua umat untuk menyepakati kelanjutan pembangunan berikutnya dengan beban biaya yang bisa disepakati bersama umat.

Pihaknya optimistis bahwa pembangunan Kapela itu bisa sukses sebab umat telah merasa memiliki dengan pembangunan ini.

"Bisa dilihat sendiri, bagaimana orang tua, anak muda serta anak - anak terlibat mengambil bagian dalam pekerjaan fondasi dan dalam waktu tiga hari, pembangunan fondasi Kapela dengan ukuran 12 x 26 M2 bisa selesai," katanya.

Halaman
123
Penulis: Gordi Donofan
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved