Berita NTT

59 Pekerjaan Migran asal NTT Meninggal Dunia di Malaysia

hampir setiap bulan mendapat kiriman jenazah PMI dari luar negeri. Dalam kurun waktu Januari-Juli 2018 , 69 PMI asal NTT meninggal dunia

59 Pekerjaan Migran asal NTT Meninggal Dunia di Malaysia
pos kupang.com, gecio viana
Ilustrasi: Jenasah Kris Kolo (23), satu Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal desa Ekateta, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang saat didoakan bersama di Bandara El tari Kupang, Minggu (1/7/2018) malam. 

POS KUPANG.COM - -Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) NTT, Maria Hingi menginformasikan bahwa NTT selama ini merupakan  daerah basis Pekerja Migran Indonesia (PMI), 

hampir setiap bulan mendapat kiriman jenazah PMI dari luar negeri. Dalam kurun waktu Januari-Juli 2018 , PMI asal NTT yang meninggal dunia sebanyak 69 orang. Dari 69 jenazah tersebut 59 di antaranya meninggal dunia di Malaysia, 2 PMI meninggal di Singapura, 1 PMI meninggal di Afrika Selatan, 4 PMI meninggal di Indonesia dan ada 3 jenazah PMI yang tidak ada data negara penempatan. 

Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) NTT, Maria Hingi menyampaikan ini dalam press release yang dikirim ke Pos Kupang, Jumat (3/8/2018).

Maria mengatakan, berdasarkan data Jaringan Perempuan Indonesia Timur (JPIT), dalam kurun waktu antara Januari hingga Juli 2018 , PMI asal NTT yang meninggal dunia sebanyak 69 orang.

Bahkan, pada awal Agustus ini ada dua jenazah lagi yang dipulangkan dari Malaysia ke NTT dalam keadaan meninggal dunia.

Menurut Maria, dalam catatan JPIT, PMI asal NTT yang meninggal dunia berasal dari 15 Kabupaten/Kota dari 22 Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi NTT. Jumlah PMI yang meninggal terbanyak berasal dari Kabupaten Flores Timur, yaitu 13 orang dan terbanyak kedua berasal dari Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) sebanyak 11 orang.

Dari 69 jenazah tersebut 59 di antaranya meninggal dunia di Malaysia, 2 PMI meninggal di Singapura, 1 PMI meninggal di Afrika Selatan, 4 PMI meninggal di Indonesia dan ada 3 jenazah PMI yang tidak ada data negara penempatan. 

Sementara terkait penyebab kematian, sebagian besar disebabkan karena penyakit dan sebagian lainnya akibat kecelakaan, baik kecelakaan di darat maupun di laut. Data JPIT juga menyebutkan, ada dua jenazah anak PMI asal NTT berusia 9 dan 13 tahun yang meninggal bersama ibunya dalam kecelakaan laut di perairan Malaysia pada Juni 2018 lalu,” tambah Maria.(*)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved