Berita Kota Kupang

BNN Kota Kupang Gelar Workshop P4GN di Lingkup Swasta

BNN Kota Kupang menggelar Workshop Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Narkoba (P4GN) di lingkup swasta.

BNN Kota Kupang Gelar Workshop P4GN di Lingkup Swasta
POS KUPANG.COM/RICKO WAWO
Kepala BNN Kota Kupang foto bersama perwakilan lembaga swasta yang ada di Kota Kupang. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Demi memberantas narkoba yang kerap kali terjadi di tengah masyarakat, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kupang menggelar Workshop Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Narkoba (P4GN) di lingkup swasta.

Kegiatan yang berlangsung di hotel Neo Aston, Kamis (2/08/2018), dihadiri oleh berbagai lembaga swasta seperti bank, koperasi, hotel, radio serta media cetak dan onlie yang ada di Kota Kupang.

Sesi pertama dalam kegiatan ini diawali dengan materi yang dibawakan oleh Lusiana Adu, dari Kingdom Training Center yang bekerjasama dengan BNN Kota Kupang.

Baca: Disebut Impotensi oleh Istrinya, Pria Ini Bikin Video Porno

Pada materi ini, Lusiana membawakan materi tentang cara menjadi seorang trainer atau sebagai mitra yang cakap terkait pemberantasan, peredaran dan penyelahgunaan narokoba di lingkup swasta.

Sesi selanjutnya mengenai materi dampak penyelahgunaan narkoba dibawakan oleh Kepala BNN Kota Kupang, Muhamad Sidik, SH, M.Si.

Dari data BNN Provinsi NTT pengguna narkoba di kalangan pekerja sebanyak 50,34%, pelajar 27% dan yang tidak bekerja 22,34%.

Secara nasional, berdasarkan data tahun 2017 menunjukkan terdapat 800 jenis zat narokoba baru, 71 jenis zat psikoaktif.

Selain itu terdapat 68 jenis zat baru yang diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan RI No.7 Tahun 2018.

Terjadi kenaikan kasus dari tahun 2013 sebanyak 150 menjadi 982 kasus pada tahun 2017 dengan presantase 67,99% per tahun.

Ketika ditemui POS-KUPANG.COM, Muhamad mengatakan dari data yang ada, peredaran dan penyalahgunaan narkoba tidak saja terjadi di masyarakat atau pun lingkungan sekolah tetapi di lingkup kerja baik itu institusi pemerintahan maupun swasta.

"Tujuan kegiatan ini memberikan pembekalan bagi pekerja di lingkup swasta yang punya kontribusi dan punya potensi penyelahgunaan narkoba," tutur Muhamad.

Lanjutnya, awal kegiatan ini dimulai pada tahapan lembaga swasta dan akan dilaksanakan secara bertahap di berbagai elemen yang ada baik itu instansi pemerintahan serta lembaga pendidikan.

Kegiatan ini diakhiri dengan foto bersama dengan para perwakilan lembaga swasta yang hadir dalam kegiatan ini. (*)

Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved