Berita Provinsi NTT

Bendungan Terbesar di NTT Mulai Dikerjakan

Bendungan Temef di Kecamatan Oenino, Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT, mulai dikerjakan oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

Bendungan Terbesar di NTT Mulai Dikerjakan
ISTIMEWA
Bendungan Raknamo-NTT, Salah satu mega proyek di era Presiden Jokowi 

Sementara itu, Kepala Seksi Pelaksanaan Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II Kupang Costandji Nait mengatakan, Bendungan Temef mengalami perubahan desain.

"Perubahan desain ada pada kapasitas atau daya tampung. Memang awalnya 77 juta kubik air, tapi sesuai desain terakhir kapasitasnya berubah menjadi 45 juta kubik air," ucapnya.

Nait menjelaskan, Bendungan Temef dibangun menggunakan dana APBN senilai Rp 1,3 triliun, termasuk biaya supervisi Rp 48 miliar.

Luas genangan bendungan 428,35 hektar, tampungan total 45,78 juta kubik air, debit inflow 1.264,78 meter kubik per detik, debit outflow 1.122,51 meter kubik per detik, dan tinggi berfog bendungan 53 meter serta lebar puncak 12 meter.

Proyek itu dikerjakan oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk dan PT Nindya Karya (Persero) dalam bentuk kontrak kerja sama operasi.
Penandatangan kontrak pembangunan Bendungan Temef, telah dilaksanakan pada Desember 2017, di Kementerian PUPR, Jakarta.

Sedangkan kontrak kerja sama operasi antara PT Waskita Karya (Persero) Tbk dan PT Nindya Karya (Persero) disepakati masing-masing senilai Rp 800 miliar dan Rp 500 miliar.

Proyek bendungan itu dilaksanakan dengan masa kontrak multiyears selama enam tahun anggaran 2017 sampai 2022 di bawah pengawasan Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II (BWS-NTII) Kupang. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved