Berita Kabupaten Kupang

Jalan Ikan Foti Dibangun Tanpa Papan Nama Proyek

proyek jalan yang dikerjakan malam hari itu tanpa dipasang papan nama proyek. Untuk memperlancar arus lalulintas

Jalan Ikan Foti Dibangun Tanpa Papan Nama Proyek
POS KUPANG/EDY HAYON
Jalan provinsi di Ikan Foti yang kini sudah dikerjakan. Gambar diabadikan, Selasa (31/7/2018) 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong

POS- KUPANG.COM I NEKAMESE--Jalan provinsi tepatnya di Ikan Foti, Kecamatan Amarasi Barat yang saban tahun mengalami kerusakan, saat ini sudah diperbaiki.

Namun, proyek jalan yang dikerjakan malam hari itu tanpa dipasang papan nama proyek. Untuk memperlancar arus lalulintas, dibuka jalan alternatif di area ikan foti.

Salah seorang warga Amarasi Barat, Paul Tenglote kepada POS KUPANG.COM, Selasa (31/7/2018) mengakui kalau proyek jalan provinsi ikan foti ini sudah dua minggu ini mulai dikerjakan.

Pengerjaannya pada malam hari dengan mencor jalur alternatif yang ada di area itu pula. Namun dirinya heran pengerjaan jalan itu tidak dipasang papan proyek dan tidak diketahui perusahaan mana yang mengerjakan.

"Kita bersyukur sudah dibangun jalur alternatif tapi kenapa dikerjakan malam hari dan papan nama proyek tidak dipasang. Ini yang dipertanyakan," kata Paul.

Sebelumnya diberitakan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi NTT tidak pernah menghotmiks titik jalan di Ikan Foti karena titik jalan itu merupakan daerah patahan dan rawan longsor.

Penanganan titik jalan tersebut selama ini hanya untuk menstabilkan tanah sehingga tetap fungsional.

"Percuma saja kalau kita hotmiks jalan itu karena nanti cepat rusak. Sebagus apapun kita hotmiks tetap tidak bisa karena titik jalan tersebut berada di daerah patahan dan rawan longsor," kata Kepala Dinas PUPR NTT, Ir. Andre W Koreh, MT di Kupang, Selasa (20/2/2018).

Andre mengatakan, pihaknya sudah bertahun- tahun mengamati titik jalan sepanjang dua kilometer itu tapi tidak bisa, karena titik tersebut memang berada di daerah patahan dan rawan longsor.

Apalagi kalau dana untuk intervensi jalan tersebut hanya Rp 1 miliar sampai Rp 2 miliar.(*)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved