SMK-PP Negeri Kupang Gandeng Dinas Pertanian NTT Perbanyak Benih Bawang Merah, Ini yang Mereka Buat

Seluruh kebutuhan maupun input difasilitasi oleh Dinas Pertanian Provinsi NTT baik benih awal, racun, dan pupuk.

SMK-PP Negeri Kupang Gandeng Dinas Pertanian NTT Perbanyak Benih Bawang Merah, Ini yang Mereka Buat
ISTIMEWA
Budidaya bawang merah

OELAMASI, POS KUPANG.COM-SMK PP Negeri Kupang selaku unit pelaksana teknis di bawah Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Kementerian Pertanian bekerja sama dengan Dinas Pertanian Provinsi NTT memperbanyak benih bawang merah Bima Brebes.

Kerja sama ini ditujukan untuk mempermudah petani mendapatkan benih bawang merah, sehingga produksi bawang merah untuk NTT dapat meningkat dan diharapkan mampu menunjang kebutuhan provinsi lainnya.

Kegiatan ini melibatkan peran siswa SMK PP Negeri Kupang dari semua program studi.

Kepala SMK PP Negeri Kupang, Cornelis Kaho mengatakan siswa diharapkan setelah lulus dari SMK PP Negeri Kupang mampu membudidayakan tanaman, khususnya bawang merah sehingga tidak fokus pada satu bidang di program studi yang mereka emban.

Pedro DS Martins, S.ST menambahkan seluruh kebutuhan maupun input difasilitasi oleh Dinas Pertanian Provinsi NTT baik benih awal, racun, dan pupuk.

SMK PP Negeri Kupang menyediakan lahan dan tenaga dalam hal ini siswa dilibatkan dalam proses penanaman, pemupukan, dan penyiraman.

Sehubungan dengan adanya libur sekolah dan kegiatan PKL siswa kelas XII, maka pemanenan bawang merah dilakukan oleh Dinas Pertanian NTT.

Bapak Ohad Tanesib menambahkan bawang yang telah dipanen akan digrading. Untuk bawang dengan ukuran besar akan dijual dan dipergunakan untuk konsumsi masyarakat.

Hal ini dikarenakan jika dilihat dari segi ekonomi kegiatan penanaman membutuhkan benih bawang besar sekitar 1.3 ton per hektare sedangkan bawang dengan ukuran sedang sampai kecil 800 kg/ha.

Selain itu, kriteria benih bawang yang akan ditanam berukuran kecil akan mempercepat dalam proses penunasan saat ditanam di lahan nantinya.

Kegiatan kerja sama perbanyakan benih bawang merah ini sebelumnya sudah pernah diadakan hanya untuk variestas Bima Brebes kegiatan ini baru pertama kalinya.

Dinas pertanian NTT menargetkan 6 ton per ha bawang merah yang dihasilkan dalam kerja sama ini, namun hasil yang diperoleh 2 ton/ha.

Hal ini disebabkan kegiatan penanaman bawang merah yang belum sesuai dengan kalender pendidikan sehingga peran siswa pada saat perawatan bawang merah belum optimal karena kegiatan libur sekolah.

Bapak Ohad Tanesib menambahkan harapan ke depannya kerja sama perbanyakan bawang merah ini dapat disesuaikan dengan kalender pendidikan.

Pihak Dinas Pertanian NTT mengapresiasi atas partisipasi dan kesediaan SMK PP Negeri Kupang dalam perbanyakan benih bawang merah serta umbi bawang merah yang dihasilkan ukurannya sangat baik untuk konsumsi sehingga harapan ke depannya kesediaan benih bawang merah sangat mudah diperoleh petani. *

Penulis: Benny Dasman
Editor: Benny Dasman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved