Berita Regional

Kondisi Petinju Amatir Valentinus Nahak Terus Drop Karena Digerogoti Kanker Kelenjar Getah Bening

Atlet Tinju Amatir Bali, Valentinus Nahak berjuang melawan penyakit kanker kelenjar getah bening.

Kondisi Petinju Amatir Valentinus Nahak Terus Drop Karena Digerogoti Kanker Kelenjar Getah Bening
Tribunbali.com
Altet tinju Valentinus Nahak dirawat di RS Sanglah Denpasar karena menderita kanker kelenjar getah bening. 

POS-KUPANG.COM - Atlet Tinju Amatir Bali, Valentinus Nahak berjuang melawan penyakit kanker kelenjar getah bening.

Valentinus dirawat kembali di RSUP Sanglah, Denpasar, sejak dua hari yang lalu.

Petinju yang pernah membela Bali dan sukses mendapatkan medali perak di PON 2016 Jawa Barat ini tampak tak berdaya. Kondisi fisiknya melemah, tubuhnya terlihat kurus, jauh berbeda dari kondisi sebelumnya ketika masih lincah di ring tinju.

Julio Bria yang merupakan kakak kandung dari Valentinus Nahak menuturkan, kalau adiknya kini sedang berjuang melawan penyakit kanker kelenjar getah bening

Kata Bria, tubuh sang adik kini hanya tinggal tulang dan kulit saja usai digerogoti kanker yang dideritanya.

“Tubuhnya sudah gak ada isinya sama sekali, tinggal tulang sama kulit, sedangkan kulitnya itu kalau kita gesek begini terus lama-lama luka, kita bangunin dia saja susah,“ ucapnya saat ditemui di Rumah Sakit Sanglah, Denpasar, Sabtu malam (28/7).

Atlet Tinju Amatir Bali, Valentinus Nahak sedang berjuang melawan penyakit kanker kelenjar getah bening yang dideritanya. Sejumlah rkan petinju sedang menjenguknya.
Atlet Tinju Amatir Bali, Valentinus Nahak sedang berjuang melawan penyakit kanker kelenjar getah bening yang dideritanya. Sejumlah rkan petinju sedang menjenguknya. (Tribunbali.com)

Valentinus Nahak merupakan satu di antara atlet tinju amatir Bali yang mengikuti Pelatnas untuk persiapan Asian Games 2018. 

Pada  Mei 2018, ia kembali ke Bali dan semenjak itu ia mulai mendapat perawatan karena penyakitnya tersebut. Valentinus pun sempat dinyatakan sehat namun ternyata kondisinya justru kian memburuk.

“Iya pernah dirawat di ruang Ratna, lalu kita pulangin katanya sudah sehat. Kita pulang, selama seminggu dia gak bisa makan, dia gak bisa ngapa-ngapain, minum air juga dia mengeluh sakit perutnya, dia sudah malas minum. Makan sih pingin makan tapi karena habis makan itu dia sakit perutnya jadi dia berpikir mendingan dia gak makan biar tidak kesakitan, itu yang membuat dia tambah drop,” ujarnya.

Kondisi Valentinus akibat kanker getah bening membuat atlet tersebut kembali dilarikan ke rumah sakit dua hari yang lalu.

Kala itu, Julio yang baru pulang dari Manado mengaku langsung shock  dengan kondisi adiknya yang terlihat kurus kering. Ia pun mengaku sedih dengan apa yang dialami sang adik. 

“Saya sangat shock setelah pulang dari Manado, dua minggu yang lalu saya masih lihat dia gak separah sekarang, tapi dua hari ini kondisinya sudah sedikit berubah, sebelumnya kasihan sekali lihat dia, sampai segitu parahnya dia. Syukur sekarang sudah berubah, sekarang sudah mau makan, dengan tranfusi darah juga,”katanya.

Julio mengungkapkan, sebagai atlet tinju dukungan juga terus diberikan oleh Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Denpasar, Bali maupun pusat.

“Pengurus Pertina Bali sudah bantu, terutama Pertina Denpasar sangat membantu, dan Pertina Pusat, baru dibantu dua hari yang lalu,” ucapnya.

Lebih jauh, ia juga berharap pada pemerintah untuk membantu kesembuhan adiknya tersebut.

“Harapan saya ya bisa bantu untuk kesembuhan adik saya ,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pertina Denpasar, Made Muliawan Arya yang dihubungi Tribun Bali, Minggu (29/7), mengatakan, pihaknya baru mengetahui keadaan Valentinus menderita kanker kelenjar getah bening ketika di Denpasar.

“Kalau mengetahui keadaan Valen kanker ya waktu semenjak di Denpasar, waktu kami bawa ke rumah sakit, tapi kalau sakit ya waktu di Manado waktu pelatnas, Valen masuk rumah sakit, cuma kan waktu di tes-tes di sana sakitnya belum kelihatan apa itu, jadi masih proses pemeriksaan-pemeriksaan. Setelah kami bawa ke rumah sakit, akhirnya pihak rumah sakitlah yang memberitahu kami,” ucapnya.

Ia menambahkan, kala itu, kondisi Valentinus masih bagus saat baru tiba di Bali, namun setelah pagelaran Kapolri Cup yang berlangsung dari tanggal 1- 9 Juli 2018 di Manado, kondisinya semakin memburuk.

“Waktu Valen baru balik ke Bali masih sehat kok,  artinya sakit-sakit perut saja, cuma masih sehat, masih  lihat kita latihan di Renon untuk persiapan ke Kapolri Cup, masih ngobrol sama saya. Belum ada sebulan, tiba-tiba kondisinya ngedrop,” ujarnya.

Muliawan mengatakan, pihaknya siap membantu Valentinus semaksimal mungkin. Ia berencana menghubungi pihak-pihak yang dirasa bisa membantu ke depannya. Ia berencana meminta bantuan dari pihak Kemenpora ataupun Walikota Denpasar. (*) 

Artikel ini telah tayang di tribun-bali.com dengan judul Digerogoti Kanker, Tubuh Petinju Pelatnas Asian Games asal Bali Valentinus Nahak Memprihatinkan, http://bali.tribunnews.com/2018/07/30/digerogoti-kanker-tubuh-petinju-pelatnas-asian-games-asal-bali-valentinus-nahak-memprihatinkan?page=all.

Editor: Agustinus Sape
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved