Berita Olahraga

Sensei Beni Sebut Tanggung Jawab Para Kenshi Semakin Berat, Ini Alasannya

Gashuko Nasional Wilayah IV Se-Jawa Timur, Bali, NTT dan NTB, secara resmi ditutup oleh Wakil Ketua II PB Perkemi, Beni Sukawanto

Sensei Beni Sebut Tanggung Jawab Para Kenshi Semakin Berat, Ini Alasannya
POS-KUPANG.COM/ RICKO WAWO
Sensei Marsudi saat mengganti sabuk salah seorang kenshi yang sudah naik tingkat. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Gashuko Nasional Wilayah IV Se-Jawa Timur, Bali, NTT dan NTB, secara resmi ditutup oleh Wakil Ketua II PB Perkemi, Beni Sukawanto, Minggu (29/7/2018) di Gedung Serba Guna KONI, Oepoi Kota Kupang.

Sebanyak 62 kenshi lulus ujian kenaikan tingkat dari Kyu II menuju Kyu I, 54 kenshi lulus ujian kenaikan tingkat dari Kyu I menuju I DAN dan 15 kenshi lulus ujian kenaikan tingkat dari I DAN menuju II DAN.

Baca: KPU Lembata akan Coret Caleg Korupsi

Atas perolehan ini, Sensei Beni dalam sambutannya, mengingatkan kepada para kenshi bahwa semakin tinggi tingkatan yang diperoleh semakin berat pula tuntutan dan tanggung jawab yang harus dipikul.

Ia juga mengakui kemampuan kompetensi, kualitas teknik dan kualitas individu para kenshi yang ada di NTT.

Namun, katanya, yang paling penting adalah bagaimana menjadi orang yang hebat dalam bidang kehidupan lainnya selain dalam cabang olahraga kempo.

"Hebat di kempo saja belum cukup. Kita harus hebat tidak hanya di kempo," tegasnya.

Ia menandaskan, tujuan dari pembinaan dalam olahraga kempo adalah bagaimana menempa para kenshi untuk menjadi pribadi yang berkarakter dalam kehidupan.

Sebagai daerah yang memiliki warisan olahraga bela diri kempo yang baik, katanya, para kenshi perlu menanamkan disiplin di dalam diri masing-masing sebagaimana yang sudah diwariskan.

Ia memuji para kenshi NTT yang sangat menjaga semangat kedisiplinan agar tidak luntur.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Umum Perkemi NTT, George M Hadjoh berpesan agar para kenshi bisa memiliki jiwa kepemimpinan yang baik berdasarkan semangat yang sudah ditanamkan dalam olahraga kempo.

Acara penutupan gashuko nasional wilayah ini juga diwarnai dengan penanaman anakan pohon di kompleks olahraga GOR Oepoi, Kota Kupang. Anakan pohon tersebut ditanggung oleh masing masing kenshi yang mengikuti kegiatan yang sudah berlangsung sejak Jumat (27/7/2018). (*)

Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved