Berita Kabupaten Kupang

Penjabat Sekda Kupang Ingatkan Program GISA

Pencanangan GISA sudah dilakukan di Batam 7-9 Februari 2018 diharapkan ditingkat bawah betul membangun ekosistem pemerintahan bersama

Penjabat Sekda Kupang Ingatkan Program GISA
pos kupang.com, edy hayong
Peserta sosialisasi administrasi bidang kependudukan dan pencatatan sipil di Oelamasi, Jumat (27/7/2018) 

Laporan Wartawan Pos Kupang,  Eedy h Hayong

POS KUPANG.COM,  OELAMASI---Penjabat Sekda Kabupaten Kupang, Joni Nomseo mengingatkan tim Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil setempat untuk memperhatikan program Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA).

Pencanangan GISA sudah dilakukan di Batam tanggal 7-9 Februari 2018 sehingga diharapkan pihak ditingkat bawah harus betul-betul membangun ekosistem pemerintahan bersama masyarakat yang sadar akan pentingnya administrasi kependudukan.

Joni Nomseo menyampaikan hal ini pada kegiatan sosialisasi administrasi bidang kependudukan dan pencatatan sipil di Oelamasi, Jumat (27/7/2018).

Joni mengatakan, atas nama pemerintah menyampaikan terima kasih kepada nara sumber dari PN Kabupaten Kupang dan Polres Kupang yang hadir memberikan pemahaman soal bagaimana aspek hukumnya jika warga tidak mengantongi administrasi kependudukan.

Masalah kepemilikan dokumen kependudukan di Indonesia sudah sejak lama dikeluhkan banyak orang. Hal ini dipicu karena kesadaran warga masih sangat rendah untuk mengurus dokumen kependudukan. Untuk itu, katanya, sangat penting instansi teknis memberikan kesadaran kepada warga melalui sosialisasi berkelanjutan.

"Salah satu contoh dalam pemutahiran data kependudukan. Saat kita telah memiliki dokumen, yang menjadi pertanyaan bagi kita semua apakah informasi tersebut diyakini kebenarannya dan kevalidan datanya. Untuk itu sosialisasi menjadi kata kunci," katanya.

Joni juga ingatkan instansi teknis soal program GISA. Gerakan ini dimaksudkan untuk membangun ekosistem pemerintahan bersama masyarakat yang sadar akan pentingnya administrasi kependudukan.

"Saya harapkan komunikasi antara instansi teknis dengan tokoh agama, tokoh masyarakat terus ditingkatkan guna melihat sejauhmana progres pencapaian target nasional kepemilikan akte kelahiran anak usia 0-18 tahun dan dokumen kependudukan lainnya," pinta Joni.

Ketua panitia, Henny M Mudin mengatakan, tujuan kegiatan sosialisasi ini lebih pada menyampaikan kebijakan dan peraturan yang terkait di bidang pelayanan kependudukan pencatatan sipil. Selain itu meningkatkan pemahaman dan pengetahuan teknis dalam pelayanan pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil bagi pejabat tingkat kecamatan dan desa.
"

Kegiatan sosialisasi kita bagi dalam rayon nantinya dimana rayon I dipusatkan di BBPP Kupang melibatkan 9 kecamatan, rayon II melibatkan 6 kecamatan terpusat di Lelogama tanggal 3 Agustus dan rayon III 9 kecamatan tanggal 31 Juli di Aula Oemathonis," jelas Henny.(*)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved