Berita Kota Kupang

Transportasi Laut Masih Jadi Primadona Masyarakat NTT

Perkembangan di sektor transportasi udara ternyata tidak begitu berdampak pada permintaan jasa angkut lau

Penulis: Adiana Ahmad | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/ARIS NINU
KMP Umakalada usai sandar di Pelabuhan Penyebrangan Geliting akan dilanjutkan dengan ujicoba sandar di Pelabuhan Penyebrangan Pemana,Kamis (9/6/2016) siang. 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Adiana Ahmad

POS-KUPANG.COM|KUPANG--Perkembangan di sektor transportasi udara ternyata tidak begitu berdampak pada permintaan jasa angkut laut.

Terbukti, dari tahun ke tahun permintaan jasa angkutan laut terus meningkat.

Hal itu disampaikan Kepala PT ASDP Kupang, Burhan Zahim, Jumat (27/7/2018).

Burhan mengatakan, kelas pengguna jasa transportasi lokal lebih cenderung menggunakan transportasi laut. Kecuali, ada urusan yang sifatnya segera atau cuaca buruk yang menyebabkan pelayanan transportasi laut dihentikan.

Ia mengatakan, dengan pergerakan ekonomi NTT yang terus bergerak maju turut berpengaruh terhadap lalu lintas barang dan jasa yang berdampak pada peningkatan jasa angkutan laut katena NTT daerah kepulauan.

Meski enggan menyebut angka, namun Burhan mengatakan, ada peningkatan permintaan jasa angkutan kapal-kapal PT ASDP sebesar 5,0 persen pada semester pertama tahun 2018 dibanding periode yang sama tahun 2017.

"Saya melihat trend yang ada, ke depan penyeberangan masih menjadi kebutuhan utama dan primadona di NTT terutama untuk jasa angkutan barang dari daerahke daerah dalam wilayah Propinsi NTT," kata Burhan Optimis.

Saat ini, kata Burhan, PT ASDP mengoperasikan delapan buah kapal di Perairan NTT. Delapan buah kapal tersebut yakni; KMP Ile Ape, KMP Ile Mandiri, KMP Lakaan, KMP Ranaka, KMP Ile Labalekan, KMP Umakalada, KMP Inerie II. (*)

Sumber: Pos Kupang
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved