Berita Lembata

Oknum Koruptor Terancam 20 Tahun Penjara

Tiga oknum koruptor dalam kasus dugaan penyalahgunaan ADD Desa Atu Alupang, Kecamatan Buyasuri, Kabupaten Lembata, terancam hukuman 20 tahun

Oknum Koruptor Terancam 20 Tahun Penjara
POS KUPANG.COM/FRANS KROWIN
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lembata, Aluwi, S.H 

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Frans Krowin

POS KUPANG.COM, LEWOLEBA -- Tiga oknum koruptor dalam kasus dugaan penyalahgunaan ADD Desa Atu Alupang, Kecamatan Buyasuri, Kabupaten Lembata, terancam hukuman 20 tahun penjara. Pasal pidana yang dikenakan pada tiga oknum itu, yakni pasal 2 ayat 1 jo pasal 3 UU No 31 Tahun 1999 jo UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

"Dalam kasus dugaan penyelewengan keuangan negara itu, tiga oknum pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan sudah ditahan. Ketiganya dititip di Lapas Kelas III Lembata. Penahanan dilakukan untuk memperlancar penanganan kasus tersebut."

Demikian Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lembata, Aluwi, S.H ketika ditemui Pos Kupang.Com di ruang kerjanya, Senin (23/7/2018). "Tiga oknum pelaku itu, yakni RAH, PK dan AS, terancam hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun penjara," ujarnya.

Dalam kasus tersebut, lanjut Aluwi, tiga oknum itu telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Penahanannya dengan cara dititipkan di Lapas Kelas III Lembata. Ini dilakukan karena terbatasnya fasilitas di kantor kejaksaan negeri setempat.

Aluwi mengungkapkan, saat ini tim jaksa sedang melakukan proses penuntutan. Jika berkas tuntutan sudah siap, maka jaksa akan segera melimpahkan berkas berita acara pemeriksaan berikut tersangka pelaku, ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Topikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Kupang.

Dia mengungkapkan, dalam kasus tersebut, tim jaksa telah memeriksa 22 saksi. Para saksi umumnya masyarakat dari Desa Atu Alupang. "Semuanya sudah diperiksa," ujarnya.

Lantaran kasus itu akan disidangkan di pengadilan tipikor pada PN Kupang, lanjut Aluwi, maka ketiga tersangka itu akan dibawa Kupang. Para saksi juga akan diboyong ke Kupang pada saat sidang nanti. (*)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved