Berita Kabupaten Ende

Badan Pengurus IKKEF Dikukuhkan, Siapa Saja Mereka?

Badan Pengurus (BP) Ikatan Keluarga Kabupaten Ende Flores (IKKEF) dikukuhkan oleh sesepuh asal Kabupaten Ende yang ada di Kupang

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Blasius Raja menyematkan selendang di bahu Ketua IKKEF Rofinus M. Saferinus Ga'a pada acara pengukuhan Badan Pengurus IKKEF di GOR Oepoi, Kupang, Minggu (21/7/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Badan Pengurus (BP) Ikatan Keluarga Kabupaten Ende Flores (IKKEF) dikukuhkan oleh sesepuh  Kabupaten Ende yang ada di Kupang, Blasius Raja dan Raymundus Lema, didampingi oleh Ketua Badan Musyawarah  IKKEF,  Sisilia Sona.

Acara pengukuhan  tersebut berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) Oepoi, Kupang, Minggu (21/7/2018) malam. Sebelum pelantikan, kegiatan diawali dengan misa bersama imam konselebran yang dipimpin oleh RD Sipri  Senda.

Baca: Jubir KPU Ngada Sebut Semua Dokumen Sudah Diserahkan ke Parpol untuk Diperbaiki

Badan Pengurus IKKEF yang baru diketua oleh Rofinus M. Saferius Ga'a dengan sekretaris dan bendahara masing-masing Kanibertus Ganti Gai dan Ambros Ngada. Badan Pengurus IKKEF ini bertugas selama tiga tahun yakni dari tahun 2018 sampai tahun 2021.

Acara pengukuhan ditandai dengan penyematan selendang di bahu Ketua IKKEF terpilih Rofinus M. Saferinus Ga'a oleh sesepuh Ende Blasius Raja. Selain itu, acara pelantikan ditandai juga dengan pemasangan lesu di kepala ketua terpilih oleh sesepuh Ende, Raymundus Lema.

Setelah melakukan pengukuhan, Sesepuh Ende Blasius Raja kemudian memberikan petuah dalam bahasa adat Ende Lio  supaya para pengurus dapat menjalankan kepengurusan dengan baik dan benar sesuai dengan Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART).

Pater Edu Dosi, SVD  dalam kotbahnya mengatakan, Badan Pengurus IKKEF harus solider dalam menjalankan roda organisasi. Sebagai sesama manusia, Badan Pengurus IKKEF mesti membangun relasi dengan semua anggota serta masyarakat dari etnis manapun yang ada di Kota Kupang.

"Dalam kebersamaan kita sebagai sesama manusia, kita harus berelasi, dan dalam kebersamaan dengan Tuhan, kita harus berelasi dengan Tuhan melalui doa-doa kita. Kita harus saling mendoakan satu sama lain sebagai sesama manusia," ungkapnya..

Dengan saling solider satu sama lain,  maka baik  sesama pengurus, pengurus dengan anggota, dapat saling memberikan perhatian satu sama lain dalam kebersamaan dalam rumah besar IKKEF. (*)

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved