Berita Kabupaten Belu

Jaksa Limpahkan Berkas Perkara Dana Desa Baodaok ke JPU Pekan Depan

Berkas perkara kasus dugaan korupsi dana desa di Baodaok, Kabupaten Belu yang ditangani penyidik jaksa Kejari Atambua sudah rampung.

Jaksa Limpahkan Berkas Perkara Dana Desa Baodaok ke JPU Pekan Depan
POS KUPANG/TENI JENAHAS
Kasi Pidsus Kejari Atambua, Dany Agusta, S.H

Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas

POS-KUPANG.COM|ATAMBUA--Berkas perkara kasus dugaan korupsi dana desa di Baodaok, Kabupaten Belu yang ditangani penyidik jaksa Kejari Atambua sudah rampung.

Berkas perkara akan dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Atambua pekan depan.

Empat tersangka dalam kasus ini adalah Kades Baodaok, Roberthus Ulu, Bendahara Desa, Matheus Halle, Ketua TPK Desa, Agusto Sances dan suplayer Silvester James Manek. Keempat tersangka sudah ditahan di Rutan Atambua sejak tanggal 5 Juli 2018.

Baca: Mangga Milik Anak dimakan Ayah, Anak Ngamuk, Keduanya Ambil Pisau Saling Tikam

Baca: Para Pemakan Daging Anjing Waspada, Kalian Bisa Kena Pasal dan Dihukum?

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Belu, Rivo Medellu, S.H melalui Kasi Pidana Khusus (Pidsus), Dany Agusta, S.H mengatakan hal itu kepada Pos Kupang.Com, Jumat (20/7/2018).

Menurut Dany, penyidik sudah merampungkan pemeriksaan para tersangka, pihak-pihak yang diterkait serta pemeriksaan ahli dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Belu. Berkas perkara siap dilimpahkan ke JPU pekan depan.

Dany mengatakan, sejak awal para tersangka bersedia untuk didampingi penasihat hukum namun saat pemeriksaan terkahir beberapa hari lalu, para tersangka tidak mampu menunjukan penasihat hukum.

Baca: Ramalan Zodiak Hari Ini, Jumat 20 Juli 2018, Pisces dan Leo Pentingkan Keluarga, Zodiak Lain?

Baca: Mau Punya Teman Yang Setia dan Tulus, Bertemanlah Dengan 4 Zodiak Ini

Sesuai kewenangan yang ada di kejaksaan, pejabat penyidik menunjukan penasihat hukum bagi para tersangka yakni, Melkias Takio, S.H. Dengan demikian, pada proses hukum selanjutnya, para tersangka didampingi penasihat hukum.

Kasus dugaan korupsi dana Desa Baodaok ini sudah ditangani penyidik jaksa sejak Januari 2018 dengan total kurugian keuangan negara senilai Rp.1.020.000.000 lebih. Indikasi penyelewengan dana desa ini dilakukan sejak tahun 2015, 2016 dan 2017. (*)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved