Berita NTT
50 Persen Guru SMA dan SMK di NTT Belum Disertifikasi
Dari jumlah guru PNS sebanyak itu, baru sebabyak 4.000 guru yang sudah melakukan sertifikasi. Sedangkan sisanya 4.000 guru lainnya belum melakukan
Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi
POS-KUPANG.COM | KUPANG-Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Johanna E. Lisapaly mengatakan, jumlah tenaga guru PNS di Provinsi NTT sebanyak 8.000 orang.
Dari jumlah guru PNS sebanyak itu, baru sebabyak 4.000 guru yang sudah melakukan sertifikasi. Sedangkan sisanya sebanyak 4.000 guru lainnya belum melakukan sertifikasi.
" Dari 8.000 orang guru PNS yang ada di Provinsi NTT, baru separuh yang melakukan sertifikasi," kata Kepala Dinas Pendidikan Provinsi NTT, Johanna E. Lisapaly di Kantor Dinas Pendidikan Provinsi NTT, Rabu (7/17/2018) pagi.
Johanna menjelaskan, belum dilakukan sertifikasi guru sebanyak itu disebabkan karena terjadi penumpukan guru disejumlah mata pelajaran tertentu.
" Artinya belum memenuhi jam mengajar. Kalau belum memenuhi jam mengajar berarti terjadi penumpukam guru untuk mata pelajaran tertentu," ungkapnya.
Selain itu, pihaknya juga menemukan bahwa terjadi penumpukan guru PNS disejumlah daerah, sehingga membutuhkan waktu untuk mengurai masalah tersebut.
" Karena itu, butuh waktu untuk mengurai masalah itu. Bagaimana mereka kalau dipindahkan para guru itu antar kabupaten. Bagaimana dengan keluarga mereka," ungkap Johanna. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/johanna-lisapaly_20180718_154833.jpg)