Berita Belu

Pemerintah Belu Tetap Perjuangkan Nasib Tenaga Perawat Sukarela

Hal ini sejalan dengan jumlah lulusan tenaga keperawatan dari perguruan tinggi yang terus bertambah setiap tahun.

Pemerintah Belu Tetap Perjuangkan Nasib Tenaga Perawat Sukarela
POS KUPANG/EDY BAU
Wakil Bupati Belu, JT Ose Luan 

FOTO/TENI JENAHAS

WABUP--Wakil Bupati Belu, J.T Ose Luan.

Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas

POS- KUPANG.COM|ATAMBUA--Jumlah tenaga keperawatan yang belum diakomodir sebagai tenaga kontrak daerah di Kabupaten Belu masih cukup banyak.

Hal ini sejalan dengan jumlah lulusan tenaga keperawatan dari perguruan tinggi yang terus bertambah setiap tahun.

Menyikapi kondisi ini Pemkab Belu berupaya agar suatu saat tenaga keperawatan yang masih status sukarela bisa diakomodir sebagai tenaga kontrak daerah.

Hal itu dikatakan Wakil Bupati Belu, J.T Ose Luan kepada wartawan, Jumat (13/7/2018). Menurut Ose Luan, sesuai aturan Mendiknas, tenaga sukarela tidak diizinkan untuk bekerja di fasilitas kesehatan, kecuali sudah menjadi tenaga kontrak daerah.

Namun, kenyataannya, banyak lulusan keperawatan yang ingin bekerja secara sukarela sambil menunggu formasi tenaga kontrak daerah.

Pemerintah membuka lowongan tenaga kontrak dilihat dari kebutuhan tenaga dan juga kemampuan keuangan daerah. Jumlah kebutuhan tenaga dengan jumlah lulusan setiap tahun tidak sebanding, sehingga banyak perawat yang belum berstatus tenaga kontrak daerah.

Menurut Ose Luan, persoalan yang dihadapi para tenaga keperawatan yang saat ini masih status sukarela akan diperjuangkan oleh pemerintah agar ke depan bisa menambah formasi tenaga kontrak daerah. (*)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved