Rabu, 8 April 2026

Berita Belu

Ketua PPNI Akhiri Sambutannya Dengan Membaca Puisi. Ini Puisinya

Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Harif Fadilah, S.Kp.SH, M. Kep mengakhiri sambutannya dengan membaca puisi singkat syarat makna

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Ferry Ndoen
pos kupang.com, teni jenahas
-Rapat kerja wilayah PPNI Tingkat Provinsi NTT, di Aula Hotel Matahari, Kamis (12/7/2018). 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS KUPANG.COM, ATAMBUA--Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Harif Fadilah, S.Kp.SH, M. Kep mengakhiri sambutannya dengan membaca puisi singkat syarat makna.

Inilah puisi yang disampaikan Harif,

"Jika ingin merawat baju, jangan mencuci di selokan jika ingin merawat diri jagalah kompetensi keperawatan," kata Harif disambut tepukan tangan meriah dari undangan yang hadir saat acara pembukaan Rakerwil PPNI ke II di Aula Hotel Matahari Atambua, Kamis (12/7/2018).

Menurut Harif, sebagai ketua PPNI ia menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Belu yang telah memberikan sambutan yang sangat luar biasa kepada rombongan PPNI.

Kedatangan tim PPNI ke Kabupaten Belu mengikuti jalan darat sehingga melewati beberapa kabupaten. Dalam perjalanan sangat dirasakan persaudaraan antara PPNI pusat dan daerah.

"Dari Kupang kami lewat jalan darat sehingga menyinggahi beberapa tempat. Mampir di TTS untuk makan bersama, terus lanjut ke TTU disambut teman-teman dan Kepala Dinas Kesehatan TTU. Kemudian ke Malaka disambut juga dan saat tiba di Belu kami disambut sangat luar biasa. Kami juga ramah tamah di rujab bupati. Ini adalah bentuk persahabatan," kata Harif.

Sementara Wakil Bupati Belu, J.T Ose Luan dalam sambutannya menekan beberapa hal kepada perawat yakni, memahami kode etik dan meningkatkan pelayanan. Perawat mesti menunjukan sikap lima S yaitu Salam, Senyum, Sapa, Sopan dan Santun. (jen).

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved