Wisawatan Masih Bingung Bila Berkunjung ke Kota Kupang. Begini Tawaran Solusinya

Di samping menggambarkan menggeliatnya perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Kota Kupang, di sisi lain juga

Wisawatan Masih Bingung Bila Berkunjung ke Kota Kupang. Begini Tawaran Solusinya
IST
Pantai Lasiana Kupang

Secara bergilir bakat seni dari anggota sanggar dapat disalurkan secara ajeg. Tentu termasuk atraksi pembuatan tenun ikat, sasando dan bahkan gula merah jika dikemas dengan apik merupakan obyek pemuas dahaga wisatawan baik dinikmati maupun untuk sekadar selfie.

Komunikasi yang baik antar stake holder pariwisata dalam menyiapkan paket wisata semacam ini sangat penting. Termasuk dengan perangkat pariwisata provinsi.

Wisatawan jangan dibiarkan kebingungan sendiri dan berjuang sendiri untuk menikmati Kupang, sekaligus jangan juga ada kesan rebutan dalam 'menghandle' mereka.

Sentra wisata dan unggulan wisata mesti dibina, dijaga dan dikembangkan bersama.
Memang sangat baik beberapa kegiatan atau event sporadis semacam beberapa festival yang digelar pemerintah tapi jika tidak diisi dan dikreasi dengan cerdas dan rapi hanya akan jadi pemborosan anggaran tanpa jelas sasaran penikmatnya.

Bisa dibayangkan jika di beberapa titik wisata, wisatawan datang disambut tarian dan sapaan adat, diajak melihat proses pembuatan tenun kemudian duduk menikmati tari dan musik NTT sembari mencicipi kuliner khas NTT, usai paket seni wisatawan bisa berbelanja oleh-oleh dan selfie sepuasnya.

Paket ini dapat dibooking melalui semua front office hotel yang ada, informasinya disebar melalui jejaring media sosial dan website. Senin di mana, Selasa, Rabu dan seterusnya di mana.

Wisatawan makan malam di mana, restoran besar jangan hanya menyajikan makanan dan musik modern tapi juga musik dan tarian NTT. Mereka pasti terkesan.

Datang ke Pantai Lasiana tidak hanya lihat sunset tapi lihat proses pembuatan gula merah, mencoba ikut memasak cairan tuak aren menjadi gula, mencetaknya dan mencicipinya.

Tentu standar kebersihan dan keamanan harus diakreditasi melalui proses pembinaan dan pemberdayaan. Spot-spot berswafoto juga harus diperkaya.

Kondisi sekarang sudah panas, lopo lopo yang ada setengah rusak. Untuk wisatawan lokal Kupang sarana bermain air harus dihidupkan kembali

Halaman
123
Editor: Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved