Berita Kota Kupang

Tiga Mobil Pemadam Kebakaran di Kota Kupang Tidak Digunakan Lagi. Ini Alasannya

Jumlah kebakaran yang terjadi di Kota Kupang mengalami peningkatan dari bulan-bulan sebelumnya.

Tiga Mobil Pemadam Kebakaran di Kota Kupang Tidak Digunakan Lagi. Ini Alasannya
POS KUPANG/MARIA E TODA
Kepala dinas pemadam kebakaran Kota Kupang Mesakh R Bailaen 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM Maria A E Toda

POS-KUPANG.COM|KUPANG-- Jumlah kebakaran yang terjadi di Kota Kupang mengalami peningkatan dari bulan-bulan sebelumnya. Hal ini juga disebabkan dengan angin kencang dan juga cuaca yang panas.

Demikian penjelasan Kepala dinas pemadam kebakaran Kota Kupang Mesakh R Bailaen saat ditemui di Kantor DPRD Kota Kupang Senin (9/7/2018).

Menurutnya kebakaran yang paling sering terjadi adalah kebakaran rumput. Pihaknya juga selalu memaksimalkan setiap usaha pemadaman api dengan aramada yang ada.

Untuk saat ini menurut Mesakh ada 4 tangki yang disediakan dan juga 6 mobil pemadam kebakaran.

Mobil pemadam hanya 3 buah yang bisa digunakan sedangkan 3 lainnya tidak lagi digunakan karena termakan usia.

" Hanya 3 saat ininyang difungsikan karena 3 lainnya sudah termakan usia tapi kita selalu maksimalkan tugas kita untuk padankan api," ujarnya.

Menurutnya pihaknya juga sudah mengusulkan penambahan armada mobil pemadam kebakaran  dan sampai saat juga masih disesuaikan dengan alokasi anggaran.

Pihaknya juga sudah menindak lanjuti dengan proposal ke kementrian dan berharap kementrian bisa membakcup aramada yang kurang tersebut.

Selain Armada, jarak tempuh juga menjadi salah satu kendala. Untuk pihaknya sudah mengusulkan pembangunan pos pelayanan di 6 kecamatan di Kota Kupang berikut dengan fasilitas pendukung seperti sumber air dan lain-lain. Tetapi harus disesuaikan juga dengan alokasi anggaran dan menurutnya untuk tahun ini belum ada.

"Rencana induk sudah ada tergantung kondisi keuangan daerah kami usulkan untuk dibangun secara bertahap. Tahun ini alokasinya belum ada, kemungkinan akan diadakan tahun depan," pungkasnya. (*)

Penulis: Maria Enotoda
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved