Berita Flores Tmur

Keluarga Anis Platin Masih Harapkan Uluran Tangan Pemerintah

Pemerintah daerah dan BP3TKI NTT tidak membiayai pemulangan jenasah korban karena diduga korban bukanlah TKI yang bekerja di Malaysia.

Keluarga Anis Platin Masih Harapkan Uluran Tangan Pemerintah
Direktur PADMA Indonesia untuk wilayah Flotim, Lembata dan Alor Krisantus M.Kwen

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Feliks Janggu

POS-KUPANG.COM|LARANTUKA- Anis Platin, salah satu TKI korban tabrakan speedboat di perairan perbatasan Malaysia-Indonesia dipulangkan keluarganya ke Tanjung Bunga Flotim dengan biaya swadaya keluarga.

Pemerintah daerah dan BP3TKI NTT tidak membiayai pemulangan jenasah korban karena diduga korban bukanlah TKI yang bekerja di Malaysia.

Korban dimakamkan keluarganya di Tanjung Bunga Flotim Sabtu (7/7/2018). Keluarga besar mengiringi pemakamannya dengan derai air mata.

Direktur PADMA Indonesia untuk wilayah Flotim, Lembata dan Alor Krisantus M.Kwen kepada POS-KUPANG.COM Senin (9/7/2018) mengungkapkan keluarga masih menaruh harapan kepada pemerintah untuk membantu.

"Mereka berhutang kepada pihak ketiga dan semoga pemerintah daerah atau BP3TKI bisa membantu mengurangi beban keluarga ini,"kata San Kwen.

Setelah semua urusan duka selesai, kata San Kwen, keluarga akan menemui bupati Flores Timur untuk membawa dokumen-dokumen yang membuktikan almarhum adalah TKI.

"Keluarga punya pasport almarhum dan jaminan kerja perkebunan," kata San Kwen.

San Kwen mengapresiasi respon wakil bupati Flotim Agustinus Payong Boli yang meminta BP3TKI menelusuri dokumen almarhum Anis Platin.

"Keluarga siap bantu Pemda Flotim dan BP3TKI. Keluarga punya dokumen yang bisa meyakinkan pemerintah," kata San Kwen.

Halaman
12
Penulis: Felix Janggu
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved