Berita TTS

Amplop Salah Masuk Kotak, Pleno Penetapan Hasil Tingkat Kabupaten TTS Molor

Pelaksanaan pleno penetapan hasil tingkat kabupaten TTS belum juga selesai hingga pukul 09.00 Wita.

Amplop Salah Masuk Kotak, Pleno Penetapan Hasil Tingkat Kabupaten TTS Molor
POS KUPANG/DION KOTA
Suasana pleno penetapan hasil tingkat kabupaten di Gor Nekmese

Laporan Reporter Pos-kupang.com, Dion Kota

POS-KUPANG.COM|SOE -– Pelaksanaan pleno penetapan hasil tingkat kabupaten TTS belum juga selesai hingga pukul 09.00 Wita.

Lambatnya penyelesaian pleno tingkat kabupaten tersebut disebabkan karena beberapa hal di antara, Molornya pembukaan pleno tingkat kabupaten, Amplop hasil rekapitulasi tingkat kecamatan untuk Pilgub yang salah masuk kotak ke kotak Pilbup dan Kotak suara yang berisikan hasil hasil pleno kecamatan yang sebagian masih tertinggal di kantor sekertariat KPU Kabupaten TTS.

Akibatnya, Pleno penetapan hasil yang dimulai, Jumat (6/7/2018) sekitar pukul 12.30 Wita terus berlanjut hingga Sabtu (7/7/2018) pukul 05.30 Wita. Pleno akhirnya diskors selama 30 menit karena adanya selisih data antara DPT dan surat suara yang digunakan dan surat suara tidak sah di Kecamatan Kolbano dan Kuanfatu.

Hingga pukul 05.30 Wita, masih tersisa empat Kecamatan yaitu Kecamatan Boking, Kolbano, Kuanfatu dan Noebana yang belum dilakukan pleno penetapan hasil tingkatkan kabupaten untuk Pilgub. Sementara pleno penetapan hasil tingkat kabupaten untuk Pilbup sama sekali belum dilaksanakan.

Molornya pelaksanaan pleno penetapan hasil tingkat kabupaten hingga dini hari sempat membuat saksi paket Victory-Joss dan Marhaen meminta agar pelaksanaan pleno dihentikan sementara agar para peserta pleno bisa beristirahat sejenak. Pasalnya, para saksi mengaku sudah kelelahan dan mengantuk.

" Pak ketua KPU, kalau bisa plenonya dilanjutkan besok pagi saja. Kita sudah lelah dan mengantuk. Jangan memaksakan fisik kami karena kami sudah tidak bisa mengikuti pleno dengan baik lagi. Apa yang menjadi kekurangan dan dosa PPK dan KPU jangan kami juga ikut dihukum," ungkap saksi paket Victory-Joss, Yos Manu dan saksi paket Marhaen, Yusuf Soru.

Menanggapi intrupsi tersebut, Ketua KPU menegaskan pleno tetap akan berlangsung walau tanpa kehadiran saksi.

Dirinya memberikan waktu skors selama 30 menit untuk memberikan waktu kepada PPK dan KPU untuk menyelesaikan masalah pada kecamatan Kolbano,Kuanfatu, Boking dan Noebana.

Dirinya menegaskan, tahapan pelaksanaan pleno tingkat kabupaten sesuai jadwal berakhir pada tanggal 6 Juli dan dilanjutkan dengan pleno penetapan hasil tingkat propinsi tanggal 7 hingga 9 Juli.

" Jika saksi ingin keluar silakan, nanti hasil penetapan pleno kabupaten akan kita kirimkan ke sekertariat paket. Kita tidak ingin ketinggal jadwal pleno tingkat propinsi, " tegas Ayub.

Pantuan pos kupang, pelaksanaan pleno yang berlangsung hingga dini hari membuat anggota PPK dan para saksi kelelahan.

Para anggota PPK yang sudah ngantuk berat terpaksa tidur di Gor Nekmese dengan beralasan lantai keramik. Sebagian saksi, memilih pulang dan beristrihat karena sudah lelah dan mengantuk.

Ketua KPU akhirnya memilih skor 30 menit pada pukul 05.30 Wita, namun hingga pukul 09.00 Wita skors belum juga dicabut untuk melanjutkan pleno. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved