Berita Kesehatan
Kurang Kena Cahaya Dan 6 Hal Ini Bisa Bikin Kamu Sakit Kepala, Kenapa Bisa?
Kurang kena cahaya dan 6 hal ini ternyata bisa bikin kamu sakit kepala, kenapa bisa?
5. Konsumsi Obat yang Mengandung Kodein
Menurut penelitian yang dilakukan di Univesity of Adelaide, mengonsumsi obat-obatan dalam jumlah besar yang mengandung kodein dapat berkontribusi terhadap sakit kepala yang serius.

Ini adalah masalah yang sering terjadi di antara pasien dengan sensitivitas tinggi terhadap rasa sakit.
Kodein adalah sejenis obat golongan opiat yang digunakan untuk mengobati nyeri sedang hingga berat, batuk (antitusif), diare, dan irritable bowel syndrome.
Baca: 6 Zodiak Ini Diprediksi Sukses Jika Berbisnis Karena Mereka Punya Jiwa Wirausaha
Baca: Setiap Orang Punya Karakter Dominan Berdasarkan Bulan Lahir, Apa Karaktermu?
6. Obesitas
Studi dalam Universitas Johns Hopkins menegaskan bahwa obesitas terhubung ke sakit kepala secara umum dan migrain secara khusus, serta dengan kondisi sakit kepala sekunder tertentu seperti hipertensi intrakranial idiopatik.

Selain itu, karena kelebihan berat badan, migrain paling luas terjadi pada orang-orang usia reproduktif.
Semakin besar indeks masa tubuh, semakin sering sakit kepala periodik berubah menjadi kronis.
Tetapi aktivitas fisik dan penurunan berat badan dapat membantu mengurangi frekuensi nyeri dan bahkan menghilangkannya.
Baca: Aktor Tua Bintang Film Panas Asal Jepang Ungkap Rahasia Ketangguhannya
Baca: Makan Telur Setiap Hari, Kamu Akan dapatkan 9 Manfaat Ini
7. Dingin
Para ilmuwan dari Institut Max Planck untuk Antropologi Evolusi mencatat bahwa adaptasi orang terhadap suhu dingin dapat berkontribusi pada perubahan dalam sakit kepala yang menyebar ke seluruh populasi.

Studi Felix Key juga menyoroti bagaimana tekanan-tekanan evolusioner masa lalu dapat memengaruhi fenotipe masa kini dalam lingkungan yang dingin.
Karena suhu rendah, bisa membuat kejang pembuluh serebral dan itu mempengaruhi proses sirkulasi darah.
Dalam lingkungan yang dingin, kadar oksigen darah menurun dan itu sebabnya orang mungkin mengalami sakit kepala atau migrain. (*)