Berita Labuan Bajo

Penanganan Hukum Terhadap Warga Perancis Kasus Ganja Masih Ditangani Polres Mabar

Wisatawan Perancis di Labuan Bajo Van De Wolf alias Louka (30) terkait ganja masih terus diproses oleh polisi di Polres Manggarai Barat (Mabar).

Penanganan Hukum Terhadap Warga Perancis Kasus Ganja Masih Ditangani Polres Mabar
POS KUPANG/SERVAN MAMMILIANUS
Warga Perancis (celana pendek, membelakangi) yang tersandung kasus ganja, dihadirkan saat konferensi pers di Polres Mabar beberapa waktu lalu.

Laporan Reporter POS--KUPANG.COM Servatinus Mammilianus

POS-KUPANG.COM|LABUAN BAJO--Penanganan hukum terhadap wisatawan Perancis di Labuan Bajo Van De Wolf alias Louka (30) dalam kasus ganja, masih terus diproses oleh polisi di Polres Manggarai Barat (Mabar).

Demikian yang disampaikan oleh Kapolres Mabar AKBP Julisa Kusumowardono, SIK saat dikonfirmasi pada Hari Rabu (4/7/2018).

"Untuk penanganan masih berproses melengkapi berkas perkara dan berkoordinasi dengan JPU. Begitu berkasnya lengkap maka sesegera mungkin perkara itu akan dilimpahkan," kata Julisa.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Louka ditangkap dan ditahan oleh Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Kepolisian Resort (Polres) Manggarai Barat (Mabar) di rumah kontraknya di Ketentang Labuan Bajo, Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo, Senin (4/6/2018).

Dari rumah kontrakan pelaku yang dipagar papan tertutup rapi itu, polisi berhasil menyita barang bukti serta menangkap Louka bersama pacarnya, Inggrid Annie Solene Dontot alias Ingrid. Barang bukti yang disita, yaitu satu pot pohon ganja setinggi 60 centi meter yang ditanam di polybag warna hitam.

Ganja yang tumbuh subur itu berada di halaman dalam, samping rumahnya. Polisi juga menyita 10 bijih ganja yang disimpan dalam plastik bening, 5 kemasan kaleng warna berisi hitam silver dengan merek Dinafem yang masing-masing berisi satu biji ganja.(*)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved