Breaking News:

BPBD Nagekeo Belum Ada Data Soal Gagal Panen

Nagekeo belum mendapatkan data dari dinas terkait mengenai data gagal panen dan data lain saat musim kemarau.

Penulis: Gordi Donofan | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG/GORDI DONOFAN
Kepala Pelaksana BPBD Nagekeo, Barnabas Lambar 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS KUPANG.COM | MBAY -- Sampai saat ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nagekeo belum mendapatkan data dari dinas terkait mengenai data gagal panen dan data lain saat musim kemarau.

Hal ini diungkapkan Kepala Pelaksana BPBD Nagekeo, Barnabas Lambar, Kepada Pos Kupang.Com, Rabu (4/7/2018) pagi.

Barnabas menjelaskan, pihak masih menunggu data dari dinas terkait yaitu data dari dinas Pertanian dan Dinas Tahan Pangan Nagekeo soal gagal panen dan data pendukung lainnya terkait bencana akibat kekeringan diwilayah Nagekeo saat ini.

"Kitakan Kerjasama dengan dinas terkait. Kami sudah minta tapk belum dapat data soal bencana kekeringan. Gagal panen itu harus ada data dari dinas pertanian dan dinas tahan pangan," papar Barnabas.

Barnabas mengaku, jika memang ada data yang valid berarti pihaknya bisa ajukan proposal mohon bantuan berupa minta dana atau bantuan lainnya dari Pemda Nagekeo atau Pemprov NTT untuk mengatasi persoalan itu.

"Kalau kita sudah ada data maka kita bisa ajukan untuk mendapatkan bantuan Pemda Nagekeo maupun provinsi NTT," jelas Barnabas.

Dia mengungkapkan, pengajuan proposal harus mesti berbasis data. Tidak bisa asal-asal saja. Mekanisme dan sesuai dengan aturannya memang data menjadi salah satu pertimbangannya. Data sangat penting dan tidak bisa dikarang.

"Kita mengusulkan mesti datanya lengkap. Kita tidak asal buat saja tapi harus berbasis data," tegas Barnabas.(*)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved