Pendemo Soroti 10 Ketimpangan Ini di Lembata

Orator ulung SPARTA (Sentral Perjuangan Rakyat Lembata), Ibrahim bersama teman-temannya, menyoroti 10 ketimpangan yang terjadi di Kabupaten Lembata

Pendemo Soroti 10 Ketimpangan Ini di Lembata
POS KUPANG.COM/FRANS KROWIN
Aksi unjuk rasa yang digelar SPARTA di pinggir Jalan Trans Lembata antara Gedung DPRD Lembata dan Kantor Bupati Lembata, Selasa (3/7/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Frans Krowin

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA - Orator ulung SPARTA (Sentral Perjuangan Rakyat Lembata), Ibrahim bersama teman-temannya, menyoroti 10 ketimpangan yang terjadi di Kabupaten Lembata tatkala daerah ini dipimpin oleh Bupati Eliaser Yentji Sunur didampingi Wakil Bupati Thomas Ola Langoday.

10 Ketimpangan itu, yakni pertama, proyek reklamasi pantai Teluk Balauring, Kecamatan Omesuri yang menelan anggaran miliaran rupiah. Item pembangunan itu dinilai bermasalah sehingga masyarakat diminta mengawalnya secara baik.

Baca: Pesan David untuk DPRD Sikka, Komitmen Mengemban Kepercayaan Rakyat

Kedua, terbitkan perda dan perbup untuk perlindungan Teluk Lewoleba. Ini harus segera dilakukan karena teluk ini semakin tak aman dari aktivitas penangkapan ikan. Penangkapan ikan dengan menggunakan peraltan yang tidak ramah lingkungan telah berakibat rusaknya ekosistem laut di teluk ini. Terumbu karang rusak gara-gara penggunaan pursine milik nelayan-nelayan bermodal besar. Untuk itu perlu segera diterbitkan perda dan perbup untuk hal tersebut.

Ketiga, menolak pengangkatan Penjabat Sekda Lembata karena beraroma nepotisme. Keempat, menolak penyertaan dana desa untuk sertifikasi rumah sakit. Berikutnya, tuntaskan persoalan jaringan air bersih Weilain.

Keenam, tolak penyewaan Kuma Resort sebagai Rumah Jabatan Bupati Lembata. Ketujuh, menuntut transparasi anggaran belanja dan proses rekrutmen tenaga KSO.

ke-8, menuntut pemerintah menciptakan lapangan kerja bagi tenaga produktif. Ke-9 menolak pembangunan di Pulau Siput dalam Teluk Lewoleba. Ke-10 mendukung KPK menuntaskan manipulasi dana belanja daerah Kabupaten Lembata. (*)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved