Piala Dunia 2018

Ini Keinginan Swiss Melepaskan Belenggu 64 Tahun. Mampukah?

Meskipun hampir tidak diperhatikan siapa pun selama di Rusia, Swiss justru tengah menikmati sebuah turnamen yang impresif.

Ini Keinginan Swiss Melepaskan Belenggu 64 Tahun. Mampukah?
(Attila KISBENEDEK / AFP)
Gelandang Swiss, Granit Xhaka, merayakan kegembiarannya setelah mencetak gol pada pertandingan sepak bola Grup E Piala Dunia 2018 Rusia antara Serbia dan Swiss di Stadion Kaliningrad di Kaliningrad (22 Juni 2018). 

POS KUPANG.COM - - Swiss menghebohkan Rusia ketika para pemainnya melakukan selebrasi gol yang kontroversial, tetapi tim ini kukuh berdiri di ambang menyamai pencapaian terbaik mereka pada Piala Dunia.

Jika tim asuhan Vladimir Petkovic mengalahkan Swedia di Saint Petersburg, Selasa malam pukul 21.00 WIB nanti, maka mereka akan menjadi tim Swiss pertama dalam kurun 64 tahun terakhir yang lolos ke perempatfinal turnamen sepak bola terbesar ini.

Meskipun hampir tidak diperhatikan siapa pun selama di Rusia, Swiss justru tengah menikmati sebuah turnamen yang impresif.

Dikomandani kapten Stephan Lichtsteiner, digerakkan oleh energi Valon Behrami dan mengandalkan kreativitas Xherdan Shaqiri, Swiss lolos dari Grup E yang keras yang di dalamnya termasuk favorit juara dunia Brasil.

Mereka tidak terkalahkan di Rusia, selalu mencetak gol pada setiap pertandingan, sedangkan kekalahan dari Portugal Oktober tahun silam adalah satu-satunya cacat dalam perjalanan impresif mereka dalam dua tahun terakhir.

Ditambah penjaga gawang tangguh Yann Sommer yang menulis kuliner di blognya sewaktu senggang tak bermain sepak bola, membuat Swiss menjadi tim tangguh.

"Kami ingin lebih dan lebih," kata Petkovic setelah timnya lolos ke 16 Besar. "Kami sudah mencetak sejarah, kami punya ambisi besar dan ambisi besar berikutnya adalah mengalahkan Swedia."

Baca juga: Prediksi Swiss vs Swedia; berlomba hapus catatan buruk

Terakhir kali Swiss mencapai perempatfinal Piala Dunia pada 1954 ketika menjadi tuan rumah adalah suasana berbeda apalagi turnamen itu hanya diikuti 16 tim.

Swedia kalah 5-7 pada perempatfinal itu di tangan Austria setelah hanya menjalani tiga pertandingan, sedangkan era sekarang perempatfinal adalah pertandingan kelima dalam Piala Dunia.

Halaman
12
Editor: Ferry Ndoen
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved