Breaking News:

Catatan Sepakbola

Menikmati Final Kepagian

Banyak yang bilang inilah partai final kepagian. Pertemuan dini yang menuntut satu di antara mereka harus pulang lebih awal.

Penulis: dion_db_putra | Editor: Putra
kolase
Cristiano dan Messi 

Starting line up tak akan jauh dari komposisi Fernando Muslera, Guillermo Varela, Diego Godin, Jose Gimenez, Martin Caceres, Carlos Sanchez, Rodrigo Bentancur, Matias Vecino, Cristian Rodriguez, Luis Suarez dan Edinson Cavani.

Rodriguez yang rajin dan lincah bergerak pindah area akan sedikit didorong menjadi tandem Suarez dan atau Cavani manakala satu dari mereka mendapat kepungan bertubi Portugal di bawah komando Pepe.

Di kubu Portugal Pelatih Fernando Santos masih mengandalkan Cedric Soares, Pepe, Jose Fonte dan Raphael Guerreiro mengawan lini pertahanan demi menopang William Carvalho, Joao Moutinho, Bruno Fernandes dan Bernardo Silva di tengah. Pada akhirnya melayani sang maestro Cristiano Ronaldo untuk mencetak skor kemenangan.

Duel ini paling menjanjikan nihilnya adu penalti sebagai hakim terakhir karena kedua tim bakal bermain terbuka dan mencari target menang dalam waktu normal.

Kalau sampai berakhir adu tendangan penalti berarti sudah berurusan dengan nasib baik. Boleh jadi CR7 gagal eksekusi lagi atau bahkan Suarez dan Cavani harus menderita karena kegagalan cetak gol dari titik putih.

***

SEBELUM Portugal vs Uruguay, penggemar bola sejagat malam ini lebih dulu menikmati big macth dua negara yang sama-sama pernah meraih trofi World Cup yaitu Prancis melawan Argentina. Keduanya pun mewakili kiblat utama sepakbola yaitu Eropa vs Latin Amerika.

Jorge Sampaoli boleh jadi membuka langkah strategi dalam racikan klasiknya 4-4-2, Pilar pertahanan masih dihuni Nicolas Tagliafico, Nicolas Otamendi, Gabriel Mercado dan sang pahlawan Marcos Rojo.

Di blok tengah akan bertumpu pada kelincahan Angel Di Maria atau Maximiliano Meza, Enzo Perez atau Cristian Pavon 61, Javier Mascherano dan Ever Banega. Mereka diharapkan rajin menyodorkan umpan-umpan manis buat Gonzalo Higuain dan Lionel Messi.

Pelatih Prancis Didier Deschamps tidak jauh dari taktiknya menggabungkan 4-4-2 dan 4-2-3-1 manakala dalam tekanan lawan. Lucas Hernandez, Presnel Kimpembe, Raphael Varane dan Djibril Sidibe di belakang.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved