Bangun Polres di Kabupaten Sumba Barat Daya Bisa Tekan Kasus Pencurian

Pembangunan Polres di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) bisa menekan maraknya aksi pencurian.

Bangun Polres di Kabupaten Sumba Barat Daya Bisa Tekan Kasus Pencurian
Pos Kupang/Petrus Piter
Laurensius Tari Wungo 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pembangunan Polres di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) bisa menekan maraknya aksi pencurian. Salah satu pencurian yang marak adalah pencurian ternak.

Hal ini disampaikan Anggota DPRD NTT asal SBD, Laurensius Tari Wungo, S.Kom kepada POS-KUPANG.COM, Sabtu (30/6/2018).

Baca: KPU Sulsel Sebut PPK Sodorkan C1 Palsu Dalam Rekapitulasi Pilkada Makassar

Menurut Laurensius, semenjak pemekaran daerah, SBD belum memiliki polres sendiri, sehingga pengamanan selalu dilakukan langsung dari Polres Sumba Barat di Waikabubak.

"Dalam artian bahwa aparat kepolisian yang bertugas di wilayah hukum SBD itu adalah aparat kepolisian dari Sumba Barat. khusus kasus pencurian yang marak itu, saya kira bisa dicegah kalau ada Polres," kata Laurensius.

Dijelaskan, dengan adanya polres, maka akan ada juga penambahan personil diikuti dengan penambahan Polsek.

"Jadi sekali lagi, solusi yang saya sampaikan sebagai wakil rakyat, bahwa perlu ada polres sendiri," katanya.

Anggota Komisi I DPRD NTT ini mengatakan, komisi I bermitra langsung dengan kepolisian, tentu akan melihat kondisi tersebut sehingga dalam waktu dekat sudah bisa ada polres sendiri di SBD.

"Kalau sudah ada polres sendiri, maka otomatis di kecamatan akan ada polsek. Bahkan di lokasi-lokasi rawan bisa dibangun pos polisi," katanya. (*)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved