Jurnalisme Warga

Drivers for Change: Catatan Inspiratif Anak Muda Mollo dari Inggris (1)

Catatan berikut dan beberapa catatan lainnya akan berisi pengalaman saya mendapat kesempatan hadir di sebuah kegiatan orang muda

Editor: Putra
ISTIMEWA
Dicky Senda 

Hutan bambu warga desa yang terbengkalau dijadikan pasar yang bukan sembarang pasar, dua bulan sekali. Di pasar itu masyarakat menjual kembali produk pangan lokal mereka yang sehat.

Hutan bambu menjadi bersih terawat, masyarakat menggali kembali banyak kearifan lokal mereka dan semuanya diapresiasi baik oleh orang dari luar yang datang. Ada misi tersendiri, orang cinta dan bangga akan kampung halamannya.

Model revitalisasi kampung yang keren. Kalian bisa menyimaknya di media sosial. Selalu senang bertemu orang-orang muda dengan aksi sosial yang keren. Orang-orang muda yang punya keberpihakan pada komunitas warga.

Kisah ini akan berlanjut. Saya sungguh tidak sabar untuk memulai petualangan 11 hari di Inggris Raya.

Terima kasih British Council Indonesia untuk kesempata emas ini. Terima kasih Sisca yang sudah menjadi teman perjalanan yang seru. Kita baru bertemu semalam di Terminal 2D Soekarno Hatta dan langsung akrab. Banyak teman Sisca juga adalah teman saya.

Apapun yang kita lakukan dengan riang hati dan passion yang besar, pada akhirnya juga akan mempertemukan dengan banyak orang baik dengan visi dan mimpi yang sama dengan kita.

Ini sungguh kesempatan emas bagi saya untuk belajar sekaligus memperkenalkan apa yang sudah kami kerjakan di Timor bersama komunitas warga.

Kesempatan untuk berjejaring secara luas dan membuktikan bahwa dari wilayah kecil yang tidak dianggap, kita bisa. Semua punya kesempatan yang sama untuk maju. Nantikan catatan saya berikutnya. Saya siap berbagi pengalaman inspiratif selama mengikuti kegiatan orang muda bernama Drivers for Change ini. *

* Dicky Senda adalah penulis 3 buku cerpen, pegiat makanan dan sejak dua tahun terakhir bergiat di sebuah komunitas warga bernama Lakoat.Kujawas di Desa Taiftob, Kapan, Kecamatan Mollo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Lakoat.Kujawas merupakan komunitas yang mengintegrasikan kewirausahaan sosial dengan perpustakaan warga, ruang berkesenian, toko online produk khas Mollo, homestay dan ruang arsip.

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved