H-2 Pilkada Serentak 2018, Polres Sumba Timur Gelar Apel Serpas

Kepolisian dari Polres Sumba Timur menggelar apel Pergeseran Pasukan (Serpas) dalam rangka pengamanan Pilkada.

H-2 Pilkada Serentak 2018, Polres Sumba Timur Gelar Apel Serpas
ISTIMEWA
Suasana apel Serpas di Mapolres Sumba Timur 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Dua har lagi atau H-2 pelaksanaan Pilkada serentak Tahun 2018, pihak Kepolisian dari Polres Sumba Timur menggelar apel Pergeseran Pasukan (Serpas) dalam rangka pengamanan Pilkada.

Apel tersebut dilaksanakan di lapangan apel Mapolres Sumba Timur, Senin (25/6/18) pagi.

Kegiatan Apel itu dipimpin oleh Kapolres Sumba Timur, AKBP Victor M T Silalahi, SH, MH yang didampingi oleh Wakil Bupati Sumba Timur Umbu Lili Pekuwali, ST, MT dan dihadiri oleh perwira Kodim 1601, pejabat utama Polres Sumba Timur, Kapolsek jajaran, Ketua KPUD, Dan Pos AL, Kasubden POM, Peleton Yonif 744, Peleton Kodim 1601 Sumba Timur, Peleton BKO Polda NTT, peleton Satlantas, Bhabinkamtibmas, peleton gabungan staf dan peleton gabungan Reskrim dan Intel.

Baca: KPU NTT Lakukan Pertemuan dengan Lembaga Survei

Kapolres sumba Timur dalam arahannya menyampaikan penekananan netralitas TNI Polri dalam pelaksanaan Pilkada.

Hal tersebut sengaja disampaikan agar anggota benar - benar memahami tentang tugas dan tanggung jawabnya dan untuk meciptakan kepercayaan masyarakat kepada aparat penegak hukum.

"Dalam pelaksanaan Pilkada, masyarakat mengharapkan netralitas TNI Polri. Kalau pilkada ini berhasil dapat menjadi tolak ukur untuk pelaksanaan pemilu berikutnya, untuk itu saya harapkan netralitas TNI dan Polri dalam pelaksanaan pilkada," kata Victor.

Lanjut Victor, laksanakan apel sebagai tahap persiapan H-2 Pilkada Serentak, sedangkan H-1 para personil pengamanan TPS akan diapelkan di Mapolsek dengan menghadirkan Polri dan instansi terkait.

"Bagi personil Polri yang melakukan pengamanan wajib melakukan pendekatan dan penggalangan dengan masyarakat dan petugas yang terlibat dalam pelaksanaan Pilkada serta melakukan survei rute Pengamanan,"ungkap Victor.

Victor juga mengatakan, terkait dengan tahapan yang dilaksanakan oleh Personil Polri yang melaksanakan pengamanan TPS yakni saat pelaksanaan pemungutan, 30 menit sebelum pelaksanaan pemungutan surat suara seluruh petugas sudah ada di TPS, Cek kesiapan personil TPS, Koordinasi dengan petugas KPPS tentang persiapan kotak suara dan kelengakapan lainnya dan H-1 menugaskan masyarakat atau Siskamling untuk menjaga TPS.

Lanjutnya, untuk tahap pemungutan anggota harus memeriksa kondisi segel kotak suara dan surat suara lainnya, monitor situasi masyarakat sekitar TPS, awasi masyarakat yang datang melakukan pemungutan, pastikan masyarakat tidak membawa senpi dan Sajam. Petugas pengamanan berada di luar kawasan TPS, tindakan kepolisian yang dilakukan setelah ada permintaan bantuan dari KPPS. (*)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved