Diplomasi Bola dan Politik Sportivitas

Setiap suporter dan penonton tentu memiliki pilihan dan jagoan yang diandalkan. Semua pilihan dilakukan secara sportif

Sebab dengan sportivitas ini, kita dapat memaknai dan menggunakan hak pilih secara bebas tanpa tekanan dan bukan karena telah menerima sesuatu. Tentu kita paham, orang yang memilih pasangan calon gubernur dan wakil gubernur karena telah menerima sesuatu, kehilangan kebebasan dan harga diri sebagai pemilih.

Bahkan dalam perspektif iman, memilih pemimpin karena dibayar atau disogok adalah berdosa. Karena suara hati yang jernih dan jujur telah digadai dengan uang. Betapa kerdilnya martabat pemilih yang memilih karena dibayar.

Juga lebih kerdil karakter pemimpin yang memulai karya pelayanan dan pengabdian dengan jalan menyogok dan membeli suara rakyat untuk sebuah kekuasaan, karena dengan jalan demikian, sesungguhnya calon pemimpin kemungkinan besar sedang merancang mega korupsi di masa depan untuk menutup segala utang dan biaya politik yang telah dikeluarkan.

Dan kita dapat bertanya mau jadi apakah provinsi kita ke depan, bila saat ini kita memilih pemimpin karena dibayar atau disogok dengan 100 atau 200 ribu rupiah? Kita berharap semoga masyarakat NTT tidak tergiur untuk memilih calon pemimpin yang membayar sejumlah uang demi memperoleh suara.

Sebab kegembiraan dalam memilih pemimpin sejatinya dimulai dengan sikap sportif untuk melihat dengan jeli keunggulan dan keterbatan para paslon yang ada. Kejelian dan kesadaran dalam memilih dapat mengantar masyarakat menjatuhkan pilihan yang tepat, bebas dan jauh dari berbagai tekanan serta intervensi.

Pilihan yang demikian menjadi sebuah kontribusi bermartabat dalam menghadirkan pemimpin yang legitim dan siap sedia untuk melayani masyarakat dan secara total mengabdikan diri bagi kebaikan dan kemajuan masyarakat provinsi NTT.

Marilah belajar dari para pemain, penonton dan pendukung tim sepakbola yang terlibat dalam perhelatan sepak bola dunia di Rusia.

Para pemain menampilkan permainan yang indah dan menarik, para penonton memberikan support kepada tim yang diandalkan agar mereka menang , para wasit dan ofisial menampilkan kejujuran dan integritas dalam memimpin pertandingan.

Sebagaimana para suporter secara sportif mendukung para pemain, demikian kita berahap pada pemilihan gubernur NTT 27 Juni mendatang, setiap rakyat NTT dapat secara jujur dan sportif memilih pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang dipercaya dapat membawa perubahan dan kesejahteraan bagi masyarakat.

Pada saat yang sama kita berharap agar masyarakat menolak politik uang dan dengan berani tidak memilih pasangan calon gubernur dan wakil gubernur serta tim sukses yang membagi-bagikan uang sebagai sebuah sogokan murah untuk mendapatkan suara.

Halaman
1234
Editor: Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved