UKAW Kupang Adakan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Gelombang I
Kuota 1.800 mahasiswa, hanya yang baru daftar gelombang pertama ini 837 orang dan mengikuti tes. Tapi tadi kami lakukan monitoring sekitar 5 persen
Penulis: Gecio Viana | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana
POS-KUPANG.COM l KUPANG - Otlief JR Wewo SH. M.Hum, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswan Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang mengatakan, pihaknya mengadakan seleksi penerimaan mahasiswa baru, Kamis (21/6/2018)
"Kuota 1.800 mahasiswa, hanya yang baru daftar gelombang pertama ini 837 orang dan mengikuti tes. Tapi tadi kami lakukan monitoring sekitar 5 persen sampai 10 persen peserta yang tidak hadir jadi sekitar 700 orang yang hadir," ungkap Otlief kepada POS-KUPANG.COM di gedung rektorat UKAW Kupang Kamis siang.
Ia menambahkan, pihaknya menargetkan 1.800 mahasiswa sampai 2.000 mahasiswa dapat diterima di kampus UKAW Kupang dalam tahun ajaran ini.
"Pengumuman hasil ujian tanggal 28 Juli 2018 sedangkan gelombang kedua akan dibuka setelah tanggal 28 Juli 2018 sampai pertengahan bulan Agustus dan diawal bulan September setelah wisuda kita sudah aktif kuliah," tambahnya.
Otlief menjelaskan, program studi yang paling diminati oleh para pendaftar adalah program studi Teologia disusul program studi Ekonomi, Hukum, program studi PJKR (Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rohani) dan program studi Bahasa Inggris.
"Sedangkan minat mahasiswa baru di ilmu-ilmu eksakta seperti pertanian dan perikanan itu semakin menurun,kita harapkan tahun ini lebih dari 100 mahasiswa baru," ujarnya
Terkait seleksi masuk UKAW Kupang, Otlief mengaku, pihak kampus cukup ketat dalam menentukan kelulusan para pendaftar yang ingin melanjutkan studi di universitas tersebut, hal itu dapat di lihat dari proses seleksi yang melalui banyak tes.
Ia mencontohkan, program studi Teologia merupakan satu jurusan yang paling diminati dimana setiap tahunnya kurang lebih 300 orang mendaftar, akan tetapi, lanjut Godlief, pihaknya hanya menerima 60 orang sebagai mahasiswa, itu pun setelah para pendaftar mengikuti serangkaian tes seperti tes tertulis, wawancara dan tes kesehatan.
"Begitu pun jurusan lain seperti program studi biologi dan program studi PJKR (Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rohani) ada tes fisik, tes buta warna dan lainnnya. Memang agak sedikit ketat dalam hal penerimaan," katanya.
Selain itu, Otlief juga mengimbau kepada para pelajar yang ingin melanjutkan pendidikan dibangku perguruan tinggi untuk cermat dalam memilih universitas karena, menurut Otlief, universitas yang legal dapat menentukkan masa depan.
"Kasihan mereka (mahasiswa), universitasnya abal-abal dan tidak jelas, kasihan juga orangtua yang sudah mengirimkan uang, tidak tahunya universitas tempat anaknya kuliah tidak jelas," ungkapnya.
Ia mengharapkan, hal pertama yang harus dilakukan calon mahasiswa adalah memilih universitas yang jelas dan legal sehingga kedepannya setelah menyelesaikan studi tidak mengalami kendala saat mencari kerja.
"Mereka ini kan tulang punggung bangsa ini, suatu waktu mereka yang akan memimpin daerah dan bangsa ini, jadi minimal universitas-universitas walaupun di daerah tapi memiliki potensi yanh baik," imbuhnya.
Sementara itu, untuk jumlah mahasiswa Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang sekitar 7000an mahasiswa yang terbagi atas 12 program studi.
"Untuk jumlah mahasiswa terbanyak pada program studi sudah mulai berimbang FKIP dan Ekonomi sudah agak berimbang setelah itu hukum, Pertanian perikanan dan teologia sudah mulai berimbang karena jurusan teologia," ujarnya (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/ukaw_20180621_182205.jpg)