Pembaca Berita Ini Menangis Saat Bacakan Kebijakan Imigrasi Trump, Ini Penyebabnya

Seorang pembaca berita sebuah stasiun televisi Amerika Serikat (AS) begitu emosional saat membacakan kebijakan imigrasi Presiden Donald Trump.

Pembaca Berita Ini Menangis Saat Bacakan Kebijakan Imigrasi Trump, Ini Penyebabnya
KOMPAS.COM
Pembaca berita MSNBC, Rachel Maddow, emosional dan menangis ketika membacakan kebijakan imigrasi Presiden Donald Trump. 

Sebagai gantinya, dia lalu membagikan berita yang seharusnya hendak dibacanya melalui enam kicauan.

Dikatakannya, AS telah memisahkan anak-anak dari orangtua mereka di perbatasan. Kuasa hukum dan penyedia layanan kesehatan yang mengunjungi tiga tempat penampungan itu berkata bahwa ruang bermain bagi anak pra-sekolah berada dalam kondisi "krisis".

Washington dilaporkan juga berencana untuk membangun pusat penampungan keempat di Houston yang membuat wali kotanya, Sylvester Turner, angkat bicara.

"Saya tidak ingin ada fasilitas pemisah anak-anak dari orangtua di kota ini. Saya telah mengucapkannya dengan jelas," tegas Turner.

Sebelumnya pada 7 Mei lalu, Jaksa Agung Jeff Sessions mengumumkan kebijakan "toleransi nol" sebagai tindakan yang lebih keras.

Dengan kebijakan itu, siapa saja yang secara ilegal melintasi perbatasan akan ditangkap dengan tuduhan kriminal. Bagi mereka yang datang dengan keluarga, anak-anak akan dipisahkan dari orangtua.

Dalam lima pekan sejak pengumuman tersebut, ada lebih dari 2.300 anak diambil dari orangtua dan kerabat mereka.

Setelah dipisahkan dari orangtua mereka, anak-anak diserahkan ke Pusat Penampungan Pengungsi (ORR) milik Kementerian Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved