Keluarga Korban KM Sinar Berdoa di Tepi Danau Toba. Ini Kebaktiannya

Doa bersama melalui kidung rohani dimaksudkan memohon kekuatan, ketabahan dan kejelasan tentang korban tenggelam.

Keluarga Korban KM Sinar Berdoa di Tepi Danau Toba. Ini Kebaktiannya
(ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi)
Petugas gabungan menunggu kapal SAR yang membawa kantong berisi jenazah korban KM Sinar Bangun yang tenggelam, bersandar di Pelabuhan Tigaras, Simalungun, Sumatera Utara, Rabu (20/6/2018). Hingga hari ketiga proses pencarian korban tenggelamnya KM Sinar Bangun, sebanyak 18 penumpang selamat, dua penumpang tewas dan 160 penumpang lainnya masih dalam proses pencarian. 

POS KUPANG.COM- - Keluarga korban tidak mampu menahan air mata pada acara doa bersama dan kebaktian GKPS Resort August Theis di Desa Tiga Ras, di tepi Danau Toba lokasi tenggelamnya KM Sinar Bangun, Kamis.

Doa bersama melalui kidung rohani dimaksudkan memohon kekuatan, ketabahan dan kejelasan tentang korban tenggelam.

Pdt Juna Daniel Saragih mengatakan, kegiatan doa bersama sebagai bentuk keprihatinan dan ikut berduka dari masyarakat Nagori (Desa) Tiga Ras atas musibah tersebut.

Harapan masyarakat setempat para keluarga korban diberikan kesehatan, keselamatan, ketabahan menerima cobaan tersebut.

Pihaknya juga membuka ruang konseling di kantor desa bagi keluarga korban yang membutuhkan ketenangan rohani.

"Bisa jadi ada yang belum memahami kuasa Tuhan yang telah terjadi, sehingga sulit," katanya.

Yunisara Sijabat, keluarga korban atas nama Nova Sulastri Sijabat (25) merasa terhibur dengan kebaktian singkat itu.

Warga Kelurahan Haranggaol Kabupaten Simalungun itu juga mendapatkan semangat baru, karena merasa tidak sendiri menjalani musibah.

"Rupanya semua merasakan yang kami rasakan," katanya. (*)

Baca: 17 Server E-KTP di Ende Jebol, Ini Akibatnya

Tags
Danau Toba
Editor: Ferry Ndoen
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved