17 Server E-KTP Di Ende Jebol. Ini Imbauan Sekretaris Dinas

segera merekam atau memproses E-KTP karena keberadaan E-KTP sangatlah bernilai strategis tidak saja untuk kepentingan administrasi

17 Server E-KTP Di Ende Jebol. Ini Imbauan Sekretaris Dinas
pos kupang.com, romualdus pius
Sahrul Yahya, Sekretaris Dispenduk Kabupaten Ende

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Romualdus Pius

POS KUPANG.COM, ENDE -Sebanyak 17 unit server E-KTP yang ada di 17 kecamatan dalam wilayah Kabupaten Ende jebol dengan demikian proses perekaman E-KTP di 17 kecamatan yang ada tidak bisa dilakukan. Saat ini hanya tersisa 5 server yang dalam kondisi baik siap melakukan proses perekaman.

Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispenduk) Kabupaten Ende, Sahrul Yahya mengatakan hal itu kepada Pos Kupang, Kamis (21/6/2018) ketika dikonfirmasi mengenai keberadaan server di Kabupaten Ende untuk keperluan proses perekaman E-KTP.

Sahrul mengatakan bahwa server yang jebol di 17 kecamatan yang ada sudah lama terjadi bahkan sebelum dirinya menjabat selaku Sekretaris Dinas Kependudukan Kabupaten Ende.

"Katanya sudah lama sebelum saya menjabat selaku Sekretaris Dinas Kependudukan. Saya tidak tahu kenapa server yang ada bisa jebol mungkin terkena konslet listrik,"kata Sahrul.

Untuk keperluan proses perekaman E-KTP di Kabupaten Ende saat ini ujar Sahrul dilayani di 5 tempat masing-masing di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Ende serta di empat kecamatan yakni di Kecamatan Ende Timur dan Kecamatan Lio Timur serta Kecamatan Ndona Timur dan Kecamatan Kota Baru,ujar Sharul.

Sahrul minta warga yang belum melakukan proses perekaman E-KTP diharapkan melakukan perekaman E-KTP di 5 tempat yang ada karena memang hanya di tempat-tempat tersebut pelaksanaan perekaman E-KTP dapat dilakukan.

Dia menghimbau kepada warga yang belum merekam E-KTP diharapkan segera merekam atau memproses E-KTP karena keberadaan E-KTP sangatlah bernilai strategis tidak saja untuk kepentingan administrasi kependudukan semata namun juga untuk keperluan politik.

"Kalau saat ini warga yang belum memiliki E-KTP masih bisa mencoblos kalau sudah memiliki surat keterangan (Suket) namun untuk Pemilu Legislatif dan Pilpres sudah tidak bisa dilayani warga harus sudah mengantongi E-KTP agar bisa menjalankan hak politiknya,"kata Sahrul.

Untuk perekaman E-KTP di Kabupaten Ende saat ini tercatat sebelumnya ada 21.867 orang yang belum merekam E-KTP sejak Bulan Mei 2018 namun demikian dalam kurun waktu yang ada tercatat sudah ada 3 ribu warga yang merekam E-KTP sehingga dengan demikian saat ini tersisa 18.815 yang belum merekam E-KTP.

Sahrul mengatakan, pihaknya akan terus melakukan proses perekaman E-KTP hingga Sabtu (23/6/2018) dan setelah itu untuk sementara proses perekaman E-KTP dihentikan sementara dan baru akan dilanjutkan lagi sampai pelaksanaan Pilkada selesai pada 27 Juni 2018.

Untuk itu kepada warga yang belum merekam E-KTP hingga saat ini diharapkan agar segera melakukan proses perekaman agar bisa mendapatkan surat keterangan (Suket) dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil sehingga yang bersangkutan bisa menjalankan hak pilihnya pada Pilkada pada 27 Juni 2018. (*)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved