Pemkab Malaka Kembangkan Itik dan Kambing

Pemerintah Kabupaten Malaka melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan akan mengembangkan itik dan kambing bagi kelompok masyarakat.

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Kadis Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Malaka, Yohanes Bernando Seran saat rapat dengan masyarakat. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS-KUPANG.COM | BETUN - Pemerintah Kabupaten Malaka melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan akan mengembangkan itik dan kambing bagi kelompok masyarakat. Sesuai rencana, tahun 2018 dinas melakukan pengadaan itik sebanyak 5.000 ekor dan kambing 500 ekor tahun.

Hal itu disampaikan Kadis Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Malaka, Dr. Yohanes Bernando Seran, SH, M.Hum di sela rapat koordinasi Tim RPM Malaka Barat di Fafoe-Kecamatan Malaka Barat, Selasa (19/6/2018).

Baca: Potensi Tinggi Gelombang Perairan NTT Hari Rabu, 18 Juni 2018 dengan Kisaran 0,5 Hingga 3,0 Meter

Menurut Bernando, bantuan ternak kambing dan unggas jenis itik ini akan diberikan kepada kelompok masyarakat. Untuk ternak kambing dibentuk 20 kelompok dan itik 20 kelompok.

Pengembangan ternak kambing dan itik merupakan komoditas dari program RPM yang dicanangkan Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran.

Menurut Bernando, warga penerima program bantuan itik dan kambing harus menyiapkan kandang dan pakan serta sarana pendukung lainnya. Khusus bantuan itik, pemerintah hanya menyediakan pakan ternak selama tiga bulan pertama setelah itik diterima. Selanjutnya, pakan disiapkan penerima program.

Masyarakat diberi kesempatan untuk membentuk kelompok. Tim teknis dari dinas akan turun ke lapangan untuk melihat dan memverifikasi kelompok tersebut. Bantuan itik dan kambing hanya diberikan kepada kelompok yang siap sehingga program tersebut bisa berhasil guna dan berdaya guna.

Bernando menambahkan, tahun anggaran 2019, Pemda Malaka melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan akan melakukan pengadaan ternak sapi betina 1.000 ekor untuk dikembangkan di rens Kapitan Meo seluas 350 hektare. (*)

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved