Ini Lembaga Perhitungan Cepat Pilgub NTT

Inti pemantauan kita selalu sesuaikan dengan isu-isu yang dominan dan berkembang di masyarakat terkait pilgub. Selain itu juga kita melihat

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Ketua KPU NTT, Maryanti Luturmas Adoe 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM,Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM, KUPANG -- Sampai saat ini sudah ada lima lembaga yang akan melakukan perhitungan cepat (quick count) pilgub NTT. Lima lembaga itu adalah Indo Barometer, Losta Institute, Saiful Mujani Research and Consulting, PT. Indikator (politik Indonesia) dan Jaringan Suara Indonesia.
Hal ini disampaikan Ketua KPU NTT, Maryanti Luturmas Adoe, Senin (18/6/2018).

Menurut Maryanti, sebenarnya sudah ada enam lembaga perhitungan cepat yang mendaftar di KPU, namun sampai saat ini lima lembaga yang administrasinya telah lengkap.

Sedangkan satunya belum, sehingga yang telah lengkap administrasinya hanya lima lembaga. akan melakukan perhitungan cepat dalam "Kita sudah terima laporan atau pemberitahuan resmi dari tiga lembaga itu. Mereka bersedia untuk melakukan perhitungan cepat atau quick count pada hari H pilgub NTT," kata Maryanti.

Dia menjelaskan, apabila ada lembaga lain selain lembaga quick count yang mendaftar secara resmi,maka pihaknya tidak mengabada satu lembaga untuk pemantau, yakni Bengkel Advokasi Pengembangan dan Pemberdayaan Kampung (APPeK).

"Jadi sampai saat ini lembaga pemantau yang sudah ?mendaftar itu baru satu saja, yakni Bengkel APPeK," katanya.

Dikatakan, ?pemantauan oleh Bengkel APPek itu secara swadaya dan disesuaikan dengan sumber daya yang mereka miliki. "Lembaga ini selalu lakukan pemantauan pilkada termasuk pilkada Kota Kupang dan di beberapa daerah. Jadi untuk sementara lembaga pemantau yang sudah resmi daftar itu adalah Bengkel APPek," ujarnya?.

Direktur Bengkel APPek, Vinsen Bureni yang dikonfirmasi secara terpisah mengatakan, pihaknya adalah salah satu lembaga yang melakukan pemantauan pilgub NTT.

"Inti pemantauan kita selalu sesuaikan dengan isu-isu yang dominan dan berkembang di masyarakat terkait pilgub. Selain itu juga kita melihat perbandingan dengan isu-isu pilkada sebelumnya," kata Vinsen.

Dikatakan, dalam pemantauan, pihaknya juga turut memberikan pencerahan terhadap masyarakat dalam berpolitik. "Salah satu contoh, kita juga lakukan nonton bareng debat pilgub dengan menghadirkan beberapa tokoh dan pengamat, sehingga ada pemikiran-pemikiran terhadap pilgub," katanya.

Dikatakan, dalam pemantauan pilgub,pihaknya juga merekam semua perkembangan yang terjadi dan isu-isu yang menarik di masyarakat. "Sedangkan untuk hari H pemungutan suara, kita akan pantau sesuai dengan sumber daya yang kami miliki saja. Karena itu, pasti kami pantai secara acak," ujarnya.(*)

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved