BREAKING NEWS: John dan Martin Digilas Dump Truk Hingga Tewas Mengenaskan di Lewoleba

Kasus kecelakaan maut yang menewaskan John Bagur dan keponakannya Martinus Wata Bagur di Lembata Senin (18/6/2018) sekitar pukul 16.00 Wita

BREAKING NEWS: John dan Martin Digilas Dump Truk Hingga Tewas Mengenaskan di Lewoleba
POS-KUPANG.COM/FRANS KROWIN
Truk yang terlibat tabrakan hingga menewaskan John dan Martin di dekat Pantai Wisata Waijarang Lembata, Senin (18/6/2018). 

Laporan Wartawan Pos-Kupang.Com, Frans Krowin

POS KUPANG.COM, LEWOLEBA -- Kasus kecelakaan maut yang menewaskan John Bagur dan keponakannya Martinus Wata Bagur di Lembata Senin (18/6/2018) sekitar pukul 16.00 Wita, kini tengah ditangani aparat Polres Lembata.

Berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kejadian di sisi barat Pantai Wisata Waijarang dan informasi yang dihimpun di lapangan oleh aparat Satlantas Polres Lembata,  kasus itu berawal saat sepeda motor dan dump truk datang dari arah yang berlawanan.

Sepeda motor GL MAX warna hitam tanpa plat nomor yang dikendarai John Bagur dan membonceng Martin Bagur melaju dari arah Lewoleba menuju Bukit Cinta dan dari arah berlawanan sedang melaju dump truk EB 8735 dengan sopir, Agus Pie.

Baca: Lama Menunggu Dokter, Keluarga Pasien RSU WZ Johannes Kupang Mengeluh

Saat dua kendaraan tersebut tiba di sisi Pantai Wisata Waijarang, tabrakan maut tak terhindarkan.

Sopir Agus Pie tak sanggup mengendalikan laju kendaraan karena selain berada di posisi jalan menurun, truk itu juga sarat dengan muatan.

Maklum, truk itu sedang mengangkut material bangunan untuk proyek pembangunan di daerah tersebut.

Saat truk sedang melaju dan sopir tak mampu mengendalikan kecepatan kendaraan itu, tiba-tiba muncul sepeda motor. Alhasil tabrakan maut pun tak dapat dihindari.

Baca: Kebakaran di Larantuka, Tiga Kantor Rata Tanah

Sepeda motor diseret beberapa meter dan pengendara serta korban yang dibonceng jatuh kemudian terlindas mobil yang sarat dengan muatan tersebut.

Dalam kasus tersebut, sopir Agus Pei tak mengalami cedera sedikit pun. Sementara dua korban lainnya, yakni Johm dan Martin Bagur tewas di tempat. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan namun usaha itu sia-sia.

Dalam kasus itu ada beberpa saksi, yakni Gregorius Bala Henakin, warga Desa Bour, Elvis Kore, warga Desa Pada dan Benediktus Kia Bagur tinggal di Wangatoa, Kelurahan Selandoro. (*)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved