Trump Beri Nomor Teleponnya ke Kim Jong

Presiden Amerika Serikat ( AS) Donald Trump berkata bakal menelepon Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un.

Trump Beri Nomor Teleponnya ke Kim Jong
KOMPAS.COM
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kiri) bersalaman dengan Presiden AS Donald Trump pada pertemuan bersejarah antara AS-Korea Utara, di Hotel Capella di Pulau Sentosa, Singapura, Selasa (12/6/2018). 

POS-KUPANG.COM | WASHINGTON DC - Presiden Amerika Serikat ( AS) Donald Trump berkata bakal menelepon Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un.

Trump menyampaikannya dalam wawancara dengan Fox and Friends, seperti diberitakan Straits Times Sabtu (16/6/2018).

Saat pertemuan dengan Kim di Singapura Selasa (12/6/2018), Trump berkata dia memberi nomor teleponnya kepada pemimpin yang berkuasa sejak 2011 tersebut.

Baca: Ternyata Lokasi Ular Sanca Telan Seorang Ibu Rumah Tangga Dikenal sebagai Sarang Ular

Dia berencana untuk menelepon Kim pada Minggu (17/6/2018). "Kini, dia bisa menelepon saya jika ada kesulitan, saya juga bisa menelepon dia," tuturnya.

Namun, dikutip dari KBS News, tidak dijelaskan apakah kedua pemimpin bakal mendapat jalur telepon khusus untuk saling menelepon.

Trump kemudian melanjutkan, Korut telah memulai proses untuk menyerahkan tentara AS yang hilang saat berkecamuk Perang Korea 1950-1953.

"Dia (Kim) tengah memenuhi janjinya yang diucapkan saat pertemuan di Singapura," ujar presiden ke-45 dalam sejarah AS tersebut.

Lebih lanjut, Trump mengaku dia yang menawarkan untuk menghentikan sementara latihan militer dengan Korea Selatan (Korsel).

Trump melihat, akan tidak baik jika tetap menggelar latihan berkode Foal Egle dan Key Resolve tersebut di tengah perundingan dengan Korut.

Korut menyebut, latihan yang biasanya digelar Maret itu menjadi alasan mengapa mereka memutuskan untuk mempertahankan nuklir mereka.

"Banyak uang bakal bisa dihemat ketika saya memutuskan untuk menghentikan latihan ini," ujar presiden yang berusia 72 tahun tersebut.

Sebelumnya dalam konferensi pers pasca-pertemuan, Trump menjelaskan alasannya menghentikan latihan karena AS harus membayar sebagian besar biaya latihan.

Selain itu, dia menganggap latihan tersebut provokatif di tengah usahanya untuk membangun hubungan baik dengan Kim. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved