Warga Wederok-Malaka Kembangkan Bawang Merah

pada musim tanam tahun 2018, warga desa Wederok mendapatkan bantuan benih bawang merah dari Pemkab Malaka untuk dikembangkan di lahan petani sekitar

Warga Wederok-Malaka Kembangkan Bawang Merah
pos kpang.com, teni jenahas
Lahan bawang merah di Desa Wedorok, Kabupaten Malaka. 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS KUPANG.COM, BETUN---Masyarakat Desa Wederok, Kecamatan Weliman, Kecamatan Malaka semakin termotivasi mengembangkan bawang merah. Pasalnya, komoditi bawang merah sangat cocok di wilayah tersebut dan Pemerintah Kabupaten Malaka selalu memberikan perhatian serius sehingga pengembangan bawang merah berjalan baik.

Program Rovolusi Pertanian Malaka (RPM) yang digalakkan pemerintah selama ini telah menambah pilihan komoditi pertanian bagi petani di desa itu. Ketika dulu, petani Wederok hanya berkutat dengan komoditi padi dan jagung, kini petani sudah bisa memilih komoditi lain seperti bawang merah. Tambahan komoditi ini
setelah program RPM muncul dengan berbagai pengetahuan baru dalam bidang pertanian.

Hal itu dikatakan petani bawang merah Desa Wederok, Anselmus Seran Manek kepada wartawan, Selasa (12/6/2018). Menurut Manek, sejak program RPM muncul, petani di Wederok mendapat pengetahuan baru dalam membudidayakan bawang merah. Melihat perkembangan bawang yang cukup bagus, para petani menjadi termotivasi untuk mengembangkannya.

Kepala Desa Wederok, Virgilius Tahu Nahak kepada wartawan di Wederok, Selasa (12/6/2018) mengatakan, pada musim tanam tahun 2018, warga desa Wederok mendapatkan bantuan benih bawang merah dari Pemkab Malaka untuk dikembangkan di lahan petani sekitar lima hektare. Petani sudah menanam bawang tersebut di bawah bimbingan PPL dan tim pakar RPM.

Vigilius mengatakan, pemerintah desa dan masyarakat desa Wederok menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran yang telah memberikan perhatian bagi masyarakat Wedorok dalam mengembangkan pertanian.

Melalui program RPM, pemerintah banyak memberikan bantuan seperti pengolahan lahan menggunak alat teknologi, bantuan benih, pupuk, obat-obatan dan pendampingan dari PPL dan tim pakar. (*)

Baca: BREAKINGNEWS: Tiga Pemuda Tipu Calon Polisi. Uang Rp 85 Juta Raib

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved