Menularkan Kemesraan Panglima TNI-Kapolri ke Bawahan

Kita menjadi tenang semuanya kalau TNI dan Polri itu solid, ujar Presiden Joko Widodo saat menghadiri buka puasa bersama TNI dan Polri

Menularkan Kemesraan Panglima TNI-Kapolri ke Bawahan
KOMPAS.COM
Presiden Joko Widodo didampingi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Mabes TNI, Jakarta Timur, Selasa (5/6/2018). 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - "Kita menjadi tenang semuanya kalau TNI dan Polri itu solid," ujar Presiden Joko Widodo saat menghadiri buka puasa bersama TNI dan Polri di Lapangan Mabes TNI, Jakarta Timur, awal Juni 2018.

Ketenangan itu mulai terusik setelah adanya aksi kekerasan yang melibatkan personel kedua institusi penjaga keamanan itu. Pada Kamis (7/6/2018) dini hari, di arena permainan biliar Al Diablo, Cimanggis, Depok, delapan oknum Brimob diduga terlibat penganiayaan terhadap dua anggota TNI, Serda Darma Aji dan Serda Nikolas Kegomoi.

Baca: Sekolah Pangeran Harry Tawarkan Tur untuk Turis

Naas, Darma Aji meninggal pada Jumat (8/6/2018). Sementara Nikolas masih dirawat akibat luka-luka. Tiga orang oknum anggota Brimob kemudian ditetapkan sebagai tersangka.

Polri menyesalkan adanya kasus ini di tengah kesibukan TNI-Polri mengamankan aktivitas masyarakat yang mudik Lebaran.

"Sekarang seluruh Bhayangkara Polri dan prajurit TNI tersebar pada jalur-jalur mudik untuk memastikan masyarakat bisa mudik dengan aman, nyaman. Tapi, ada oknum kami yang melakukan tindakan mencoreng soliditas TNI-Polri," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigjen Pol Mohammad Iqbal. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved