Bangunan Megah Telan Dana Miliaran Cuma Jadi Pajangan

Gedung yang dibangun dengan menghabiskan dana miliran rupiah itu, kini hanya menjadi tempat tongkrongan para sopir menanti muatan juga menjadi

Bangunan Megah Telan Dana Miliaran Cuma Jadi Pajangan
pos kupang.com, petrus piter
gedung Pluit (pusat layanan usaha terpadu) dinas koperasi usaha kecil dan menengah SBD di Pasar Rada Mata, Tambolaka, SBD hanya jadi pajangan saja. Foto diabadikan selasa (12/6/2018) 

Laporan Wartawan Pos-Kupang.com, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM, TAMBOLAKA -Gedung megah yang dibangun pemerintah SBD pada tahun 2017 di pasar Rada Mata atau tepatnya berdampingan dengan ruko milik pengusaha Melkianus Lubalu untuk pusat layanan usaha terpadu dinas koperasi usaha kecil dan menengah Kabupaten Sumba Barat Daya hingga kini hanya jadi pajangan saja.

Gedung yang dibangun dengan menghabiskan dana miliran rupiah itu, kini hanya menjadi tempat tongkrongan para sopir menanti muatan juga menjadi tempat teduh bagi pedagang kaki lima yang berjualan di sepanjang pinggir jalan raya pasar Rada Mata.

Welem Dapa Toda dan Yohanis Ama Golu (pedagang kain Sumba) mengaku, selama setahun terakhir ini tidak ada aktivitas dalam kantor itu. Gedung tersebut sempat ramai saat kunjungan presiden Joko Widodo ke Tambolaka, SBD tahun lalu. Setelah sepih hingga sekarang.

Keduanya meminta pemerintah memfungsikan gedung megah itu agar hari produk lokal sumba termasuk tenun ikat dapat dipajang di gedung itu. Dengan demikian, memudahkan para pembeli terutama dari luar saat mengunjungi Sumba. (*)

Baca: Sampah Bertebaran di Kawasan Bandara El Tari Dibiarkan tak Terurus

Tags
Tambolaka
Penulis: Petrus Piter
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved