Wakaf 1.500 Al Quran, APP Sinar Mas Gandeng Kompas Gramedia

Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas bekerja sama dengan Kompas Gramedia menyalurkan 1.500 Al Quran kepada warga

Wakaf 1.500 Al Quran, APP Sinar Mas Gandeng Kompas Gramedia
KOMPAS.COM
Managing Director APP Sinar Mas, Saleh Husin ketika menyerahkan wakaf Quran kepada warga Grogol Utara dan Gelora di Bentara Budaya Jakarta, Jumat (8/6/2018). 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas bekerja sama dengan Kompas Gramedia menyalurkan 1.500 Al Quran kepada warga di sekitar Kelurahan Gelora dan Grogol Utara, Jakarta.

Managing Director Sinar Mas, Saleh Husin menjelaskan, tahun ini adalah tahun ke-10 pelaksanaan program Wakaf Quran.

Baca: Mitos Keliru tentang Bunuh Diri

Sampai tahun ke-10 ini, Sinar Mas sudah mewakafkan 800.000 Al Quran dan menargetkan dapat mendistribusikan satu juta Al Quran ke seluruh pelosok Indonesia.

"Memasuki tahun ke-10 penyelenggaraan Wakaf Quran, kami berharap dapat mendonasikan hingga 1 juta Al Quran ke depannya," ujar dia ketika ditemui di Bentara Budaya Jakarta, Jumat (8/6/2018).

Ia menjelaskan, kertas Al Quran yang diwakafkan menggunakan kertas premium khusus Sinar Tech atau yang lebih dikenal sebagai QPP.

Sebanyak 90 persen dari produk kertas yang dikembangkan oleh unit industri di Tangerang ini diekspor ke Asia dan Afrika.

Direktur Komunikasi Korporat Kompas Gramedia, Rusdi Amral, memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap program Wakaf Quran dari APP Sinar Mas yang telah membantu meningkatkan kualitas literasi Al Quran warga setempat.

Keterlibatan perusahaan bersama berbagai lapisan pemangku kepentingan dapat membantu pemerintah meningkatkan angka literasi Al Quran di Indonesia.

"Kami sangat mengapresiasi program Wakaf Quran yang diinisiasi oleh APP Sinar Mas. Kami juga bangga dapat menyediakan wadah agar program ini lebih banyak menjangkau masyarakat. Melibatkan banyak pihak untuk menurunkan angka buta huruf Al Quran merupakan inisiatif yang sangat mulia dan patut dicontoh oleh banyak perusahaan di Indonesia," ujar Rusdi Amral. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved