Ini Aksi yang Dilakukan Alumni GMNI NTT

Kami berharap semakin banyak orang yang mau mendonorkan darah, semakin banyak orang yang terbantu.

Penulis: Romualdus Pius | Editor: Ferry Ndoen
pos kupang.com, romualdus pius
Alumni GMNI Melakukan Donor Darah 

Laporan Reporter Pos Kupang.Com,Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM,ENDE--Para alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) NTT yang menggelar aksi donor darah di unit transfusi darah PMI Ende berhasil menyumbang 29 kantong darah.

Selain donor darah, para barisan Soekarnois ini juga mengunjungi dan berbagi ke dua panti asuhan serta melakukan bhakti sosial pembersian Gereja Katedral Kristus Raja Ende dan Mesjid Arabita.

Aksi donor darah dan kunjungan ke panti asuhan dipimpin langsung Ketua Pengurus Alumni GMNI NTT Nikolaus Fransiskus didampingi Ketua Tim7 Temu Alumni GMNI NTT Ambrosius Kondo Rato, Ketua PA GMNI Ende Herry Gani

Seperti diketahui, para alumni GMNI NTT sejak 29 Mei hingga 1 Juni 2018 berkumpul di Ende-Flores guna menggelar Temu Alumni GMNI NTT. Temu Alumni dilakukan sebagai ajang temu kangen dan menghadiri Peringatan Hari Pancasila 1 Juni 2018 di Lapangan Perse-Ende.

Juru bicara Tim7 Temu Alumni GMNI NTT Yoppy Lati kepada Pos Kupang,Senin 4/6/2018) mengatakan aksi donor darah yang dilakukan para alumni sebagai aksi kemanusiaan untuk membantu pasien yang membutuhkan. Dengan kegiatan ini, Yoppy berharap agar semakin banyak orang yang mau mendonorkan darahnya untuk kepentingan kemanusiaan.

"Kami berharap semakin banyak orang yang mau mendonorkan darah, semakin banyak orang yang terbantu.

Semakin banyak orang yang tertolong," kata Yoppy Lati.

Dikatakan, aksi donor darah yang dilakukan di Ende tersebut akan dijadikan program rutin yang diadakan para alumni GMNI di NTT.

"Aksi donor darah ini merupakan bentuk solidaritas sosial para alumni GMNI kepada sesama. Melalui kegiatan ini diharapkan bisa memberikan manfaat serta membantu pihak-pihak yang benar-benar membutuhkan," urainya.

Dari seratusan alumni GMNI dan GMNI aktif yang menjadi peserta banyak tidak lolos karena tekanan darah dan hemoglobinnya tidak memenuhi syarat.

"Semoga dari donor darah ini bisa membantu mereka yang membutuhkan," harap Yoppy lagi.
Sementara itu, Maria Ida, koordinator Transfusi Farah PMI Ende menyampaikan bahwa persediaan darah di PMI Ende saat ini terus menipis seiring banyaknya permintaan darah di PMI Ende. "Setiap hari pasti ada yang minta darah di sini sementara yang mendonorkan darahnya kurang peminat,"ucapnya.

Unit Transfusi Daerah PMI Ende kata dia sering menggelar aksi donor darah massal namun seiring banyak yang membutuhkan, pihaknya tetap mengalami kekurangan.
"Palingan yang kita dapat berkisar antara 20-30 kantong tapi itu juga tidak bertahan lama karena banyak yang membutuhkan,"katanya lagi. (*)

Baca: Warga Bakar Hutan Sembarang. Begini Imbauan BPBD Nagekeo

Sumber: Pos Kupang
Tags
GMNI
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved