Jepang Melaporkan Dugaan Pelanggaran Korea Utara

Pemerintah (Jepang) menduga kuat mereka sedang memindahkan barang, yang dilarang di bawah resolusi Dewan Keamanan PBB" menurut pernyataan

Jepang Melaporkan Dugaan Pelanggaran Korea Utara
Pos Kupang/REUTERS
Tentara Pasukan Bela Diri Jepang berdiri siaga dengan bendera unit observasi Yonaguni dalam upacara pembukaan pangkalan militer di pulau Yonaguni di prefektur Okinawa, Senin (28/3/2016). Foto diambil tanggal 28 Maret 2016. (REUTERS/Nobuhiro Kubo/cfo/16)

POS KUPANG.COM - Jepang menyatakan telah melaporkan ke Perserikatan Bangsa-Bangsa dugaan pelanggaran sanksi baru Korea Utara yang melibatkan transfer antarkapal pada Jumat (1/6), beberapa hari setelah Tokyo mengemukakan laporan dugaan pelanggaran lain.

Itu merupakan keenam kalinya dalam tahun ini Tokyo melaporkan transfer kargo yang melibatkan sebuah kapal Korea Utara, melanggar sanksi terkait program nuklir dan rudal balistik Pyongyang, kata seorang pejabat Kementerian Luar Negeri.

Sebuah kapal pengawal militer Jepang melihat kapal tanker Korea Utara dengan sebuah kapal bernama MYONG RYU 1, yang kebangsaannya tidak diketahui, di Laut Cina Timur pada 24 Mei, kata kementerian dalam sebuah pernyataan.

"Pemerintah (Jepang) menduga kuat mereka sedang memindahkan barang, yang dilarang di bawah resolusi Dewan Keamanan PBB" menurut pernyataan kementerian yang dikutip AFP.

Kementerian mengidentifikasi kapal tanker Korea Utara tersebut bernama SAM JONG 2, salah satu kapal yang dilarang mengakses pelabuhan internasional oleh Dewan Keamanan PBB.

Pada Selasa, Tokyo menyatakan telah melaporkan kasus sama yang melibatkan tanker berbendera Korea Utara dan satu kapal kecil yang "kelihatannya" mengibarkan bendera China.

Pyongyang merupakan subjek bagi serangkaian sanksi PBB, termasuk pelarangan seluruh negara anggotanya memfasilitasi atau terlibat dalam pemindahan barang antar-kapal dari atau ke kapal-kapal berbendera Korea Utara.

Klaim Tokyo itu disampaikan di tengah kesibukan diplomatik menjelang pertemuan puncak pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada 12 Juni di Singapura. (*)

Tags
Jepang
Editor: Ferry Ndoen
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved