Kasus Penyalahgunaan Dana Sail Komodo

Jaksa Sedang Geledah Ruang Keuangan Pariwisata Mabar

Di dua ruangan itu jaksa menggeledah sejumlah berkas dan tumpukan dokumen di rak atau lemari yang ada.

Jaksa Sedang Geledah Ruang Keuangan Pariwisata Mabar
POS KUPANG/SERVAN MAMMILIANUS
Jaksa labuan bajo sedang geledah kantor dinas kebudayaan dan pariwisata mabar. 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Servatinus Mammilianus

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO--Tim dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Labuan Bajo, saat berita ini ditulis jam 11.15 Wita, sedang menggeledah ruangan keuangan serta ruangan seni dan budaya di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar).

Di dua ruangan itu jaksa menggeledah sejumlah berkas dan tumpukan dokumen di rak atau lemari yang ada.

Para jurnalis yang meliput diberikan kesempatan sesaat untuk mengambil gambar lalu pintu ruangan geledah ditutup saat awak media mengambil gambar.

Sementara itu, sejumlah pegawai di kantor itu berda di luar dan suasana cukup tenang.

Diantara sekitar 8 orang jaksa yang hadir, terdapat Kepala Seksi (Kasi) Intel, Andreanto dan Kasi Pidana Khusus, Salesius Guntur.

Di kantor itu tidak terihat Kepala Dinas Theo Suardi, hanya Sekretaris Dinas Ney Asmon dan para pegawai.

Seperti berita sebelumnya, sebanyak 8 orang jaksa dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Labuan Bajo, sedang menggeledah beberapa ruangan di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Manggarai Barat.

Salah satu ruangan yang ditanya oleh tim jaksa yang datang adalah ruangan bidang promosi yang lama.

"Nanti dikonfirmasi langsung ke Pak Kajari (Kepala Kejaksaan Negeri, Red)," kata Kasi Intel Kejari, Andreanto kepada poskupang.com, saat geledah dimulai.

Tim penggeledah dari Kejaksaan tiba di kantor dinas itu sekitar pukul 10.35 Wita.

Tampak Sekretaris Dinas tersebut Ney Asmon, sibuk berkoordinasi.

Sejumlah pegawai di dinas itu keluar ruangan saat geledah berlangsung.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Kejari Labuan Bajo kini sedang menangani kasus dugaan penyalahgunaan dana sail komodo 2013 lalu.

Dalam dugaan itu, sudah 10 orang yang diperiksa, baik dari dinas tersebut maupun rekanan.(*)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved