Jadi Pembicara Seminar Budaya di Makasar, Ini yang Disampaikan Bupati Anton kepada Para Mahasiswa

Bupati Anton mengatakan agar masyarakat pewaris budaya tersebut tidak kehilangan identitas arah gerak dalam berkehidupan sosial.

Jadi Pembicara Seminar Budaya di Makasar, Ini yang Disampaikan Bupati Anton kepada Para Mahasiswa
ISTIMEWA
Bupati Flores Timur Antonius Hubertus Gege Hadjon berpose bersama dengan Mahasiswa Makasar Asal Boleng Adonar Flores Timur Minggu (27/5/2018).

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Feliks Janggu

POS-KUPANG.COM|LARANTUKA- Bupati Flores Timur Antonius Hubertus Gege Hadjon diundang sebagai pembicara Seminar Tentang Budaya Lamaholot di Makasar Sulawesi Selatan Minggu (27/5/2018).

Seminar itu digelar Forum Komunikasi Pelajar Mahasiswa Boleng Tika Timur di Makasar. Seminar mengusung tema," Refleksi Tentang Peran PemudaTerhadap Eksistensi Budaya Lokal".

Koordinator Humas Panitia Seminar Jefrianus Beda Wara melalui pesan email kepada POS-KUPANG.COM Senin (28/5/2018) mengatakan seminar menghadirkan tokoh masyarakat dan paguyuban lain yang berbudaya Lamaholot di Makasar.

Kata Jefri, Bupati Flores Timur Anton Hadjon dalam pemaparan materinya mengatakan jika budaya adalah identitas maka sudah semestinya pewaris kebudayaan itu memberikan perlindungan ekstra.

Mengapa harus dilindungi secara ekstra? Bupati Anton mengatakan agar masyarakat pewaris budaya tersebut tidak kehilangan identitas arah gerak dalam berkehidupan sosial.

"Mempertahankan budaya artinya kita mempertahankan identitas kita," kata Bupati Anton.

Menyadari betapa pentingnya budaya dalam membangun kehidupan masyarakat, kata Bupati Anton, maka dalam visi misi pemerintahan Flotim pun tidak lupa menjadikan budaya sebagai landasan dalam membangun daerah.

Anton Hadjon mengatakan budaya diwariskan dan dipelihara secara turun temurun. Karena itu orang muda harus berpikir bersama bagaimana agar budaya itu tetap lestari.

Bupati Anton mengajak para mahasiswa untuk bersama pemerintah daerah memikirkan bersama dan saling berbagi gagasan untuk diberikan kepada masyarakat.

"Pintu rumah jabatan selalu terbuka untuk siapa saja, jadi kelak adik adik mahasiswa pulang, sempatkanlah waktunya untuk singgah di kediaman kami," kata Bupati Anton.

Politisi PDIP itu menegaskan pemerintah sangat terbuka untuk berdiskusi menyatukan ide, konsep dan gagasan dalam membangun daerah Flores Timur.

"Kami terbuka kita berdiskusi di kediaman kami agar kita bisa menyatukan ide dan konsep untuk membangun daera secara bersama," kata Bupati Anton.(*)

Penulis: Felix Janggu
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved